Aliansi Sumut Bersatu(ASB)  sebagai satu jaringan LSM dan individu di Sumatera 
Utara telah melakukan kegiatan pelatihan pendidikan pluralisme bagi guru-guru 
sekolah minggu. ASB sendiri adalah jaringan yang fokusnya untuk mengembangkan 
pendidikan pluralisme,seksualitas dan feminisme di Sumatera Utara. ASB selama 
aktif melakukan advokasi RUU Pornografi, Ranperda Pornogarfi dan Pornografi di 
Sumut serta kebijakan yang anti pluralisme. ASB sendiri berdiri pada tahun 2006 
dilatar belakangi adanya RUU APP pada saat itu.

Pelatihan pendidikan pluralisme untuk guru sekolah minggu dilatar belakangi 
oleh  lemahnya guru-guru sekolah minggu dalam  pemahaman soal keberagaman. 
Terutama meyangkut hak-hak anak dalam melihat realita perbedaan dalam konteks 
perdamaian di Indonesia.  

Guru sekolah minggu sendiri adalah orang yang bertugas "menggantikan" pendeta 
memberikan pendidikan soal ajaran Kristen kepada anak-anak. Sehingga 
kegiatannya hampir sama dengan kebaktian umat kristen. Tapi metodenya berbeda 
dengan orang dewasa, lebih menggunakan cara-cara bernyanyi. Termasuk 
mengajarkan berdoa dan beribadah menurut ajaran masing-masing "aliran" kristen. 
Guru sekolah minggu ini dipilih oleh gereja dengan cara masing-masing gereja.

ASB melihat bahwa guru sekolah minggu menjadi strategis untuk mengembangkan 
pendidikan Pluralisme untuk perdamaian kepada anak-anak. Sehingga diharapkan 
anak-anakyang beragama Kristen dan aliran gereja A tetapi tetap bisa menghargai 
orang yang berbeda darinya.

Pada pelatihan ini pesertanya berjumlah 20 orang, laki-laki 3 orang dan 17 
perempuan. Masing-masing peserta berasal dari perwakilan GKPS 3 org, BNKP 2 
org,GKPPD 2 org,HKBP 10 org,HKI 2 org dan 1 org dari LSM anak.

RTL nya adalah masing-masing perwakilan gereja membuat potensi dan tantangan  
dalam pelayanan sebagai guru sekolah minggu yang dikaitkan dengan keadilan 
gender, hak anak dan pluralisme. Dan kemudia diharapkan peserta dapat membuat 
bahan-bahan praktek khotbah berdasarkan perspektif tersebut. 

Pelatihan ini difasilitasi oleh Veryanto sitohang (Koordinator ASB), Redima 
(staff ASB) dan narasumber adalah Erlina Pardede yang bicara tentang peranan 
guru sekolah minggu dalam gereja untuk perspektif anak dan keadilan gender 
menurut kajian alkitab.

Kegiatan kali ini dilaksanakan pada tanggal 15-17 Okt 09 dengan materi yang 
dibahas soal keadilan gender, hak anak dan kekerasan terhadap anak dan 
pluralisme. Kemudian peserta juga akan menganalisis pelayanan yang diberikan 
selama ini.

Dari diskusi peserta ternyata selama ini guru sekolah minggu masih mempraktekan 
kekerasan-kekerasan terhadap anak dalam memberikan pelayanan kepada anak. Ada 
praktek-praktek hukuman yang menurut pembahasan teman-teman merupakan 
pelanggaran dari hak anak. Selain itu untuk soal pluralisme peserta masih kuat 
"meng aku kan" gereja aliranya. Sehingga kritik dan otokrtik masih belum 
terjadi secara kondusif antara peserta. Walau secara umum dinamika peserta 
sangat baik sebagai langka awal. Karena guru sekolah minggu sendiri baru 
pertama mendapatkan informasi soal isu-isu ini. Yang seharusnya menjadi tugas 
gereja kepada umatnya.

Ada hal yang juga seru didebatkan oleh peserta soal seruan meyebarkan firman 
tuhan VS Pluralisme. Konsep "kristenisasi" kadang juga dirasakan oleh 
teman-teman guru sekolah minggu. Tetapi peserta mencoba belajar bagaimana 
agama-agama dapat tumbuh dan berkembang tanpa harus memaksa untuk mencari umat 
sebanyak-banyaknya. Minimal isu ini mulai dibuka dalam pelatihan  sebagai 
bagian dari pendidikan pluralisme bagi guru-guru sekolah minggu.

Diharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini bukan hanya dilakukan untuk 
gereja-gereja Protestan saja, tetapi juga bisa dilakukan pada agama Khatolik, 
Budha, Hindu maupun Islam di Sumatera Utara. Dan kemudian suatu saat akan ada 
media saling berbagi dan bersama menyatukan pandangan soal kebangsaan dalam 
keberagaman dimasing-masing agama.Harapan ini dapat dilakukan oleh ASB  
kedepannya, Amin.


Salam


Toyo
http://gerakan-gay.blogspot.com
[email protected]


      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke