Mencermati eksepsi yg disampaikan antasari secara lansung dipersidangan, terlihat beliau sangat cermat dan piawai sekali menyusun eksepsinya. bahkan beliau terkesan mengajari para penuntut umum. Maklum mantan jendral diajar o prajurit u baris berbaris, tentu saja prajurit menjadi kalang kabut. Point yg hendak saya sampaikan di jaman yg penuh ketidakpastian ini, adalah tidaklah bisa dengan serta merta pengakuan wiliardi wizard bisa kita telan bulat2, dan menganggap beliau sangat jujur dalam pengakuannya. Bukan tidak mungkin Wiliardi Wizard mulai masuk dalam ranah operasi dan skenario yang dimainkan oleh antasari azhar beserta 30 tim pengacaranya yang sangat handal itu. Jangankan institusi kepolisian kita yg bodoh itu, institusi negara ini pun, dapat di ubek-ubek oleh kelihaian antasari azhar dan tim ini. Buktinya, siapa nyangka antasari azhar berhasil menjadi ketua KPK dan menyihir emosi publik dgn prestasi2 semu yg dimainkannya. Wiliar Wizard, hanyalah seorang perwira menengah, dan tidak menjamin beliau adalah orang/polisi baik. Di Saat situasi mulai menguntungkan Dia dan POLRI secara institusi mulai dihabisi o masyarakat, beliau langsung melakukan aksi profit taking/ambil untung, yang mungkin saja sdh lama dinanti2 o antasari azhar, cs. Namanya juga sinetron, tentu ceritanya seenak produser u mengatur skenarionya. Nah kebetulan...antasari adalah orang yg sangat ahli membuat skenario, lebih jago dari para sineas2 kita. Tidak percaya? Silahkan cek rekam jejak beliau...orang perguruan tinggi, ga akan bisa mengalahkan, apalagi orang2 NGO yg sangat minim keahlian dan seringkali bermodal keberanian cuap2 saja di media. So...mari kita cermati dulu kisah2 ini dgn secermatnya.. Boleh berkomentar, tetapi jangan terlalu dominan dan lari dari pokok persoalan. Demikian dari saya,
Teddy Alfonso Sikumbang -- pesan orisinal -- Subyek: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Rani oh Rani........ Dari: "Haniwar Syarif" <[email protected]> Tanggal: 13-11-2009 10.33 At 04:08 AM 13-11-09, Mariana wrote: > > > > >Ada yang aneh dari pengakuan Rani: Ia diminta suaminya (nasrudin) untuk >menemui antasari dan disuruh membuka handphone-nya ketika menemui antasari >di sebuah kamar hotel. Nasrudin suaminya itu menurut pengakuan Rani >menunggunya di lobby. Sepuluh menit kemudian Nasrudin naik ke kamar >Antasari, dan melabrak Antasari karena Rani ada di situ. Jelas banget ini >semua sandiwara. > >Inilah kedok yang terbuka. kalau cerita diatas benar, Nasrudin bikin sandiwara , utk jebak AA lalu bisa gak kita percaya pd orang spt Nasrudin ? misal kalau dia bilang ke Rani bhw dia diancam oleh AA ? itu misal Rani gak boong dlmkesaksiannya bhw nasrudin bilang bgt ( gak ada buktinya sih ) wah seru juga nih sandiwaranya susah lho percaya ornag yg kredibilitasnya di ragukan buat MbakMariana..tolongin dong Rani , supaya jangan maujadialat siapapun..just say the truth aja HS
