Bung Teddy Alfonso Sikumbang,
 
Logika anda kelihatannya masuk akal.
Tetapi berdasarkan analisa anda, ada beberapa pertanyaan yang timbul, yaitu:
1. Kalau benar Antasari memang begitu hebat, mengapa dia akhirnya tertangkap???
Dimana letak salahnya???
2. Mengapa dia dengan mudah dijebak oleh Nasrudin yang mengumpankan istri ke3 
nya, yaitu Rani untuk menjebak dirinya???
3. Kalau pernyataan Rani memang benar, mengapa Antasari begitu bodohnya 
melakukan ancaman via SMS kepada Nasrudin ???
Bukankah SMS itu mudah dilacak sumbernya???
Bukankan saat itu Antasari sedang melaporkan ke Polisi tentang adanya ancaman 
kepada dirinya dari seseorang yang tidak diketahui indentitasnya???
 
Kalau soal Williardy Wizard, bila penjelasannya memang benar adanya, saya kira 
Williardy Wizard adalah bagian dari sekelompok Polisi Busuk yang berupaya untuk 
mengkriminalkan Antasari.
Hanya saja belakangan Williardy Wizard merasa dikhianati oleh Polisi Busuk 
lainnya, sehingga dia terpaksa angkat bicara soal kebusukan yang dilakukan oleh 
korps nya.
Bila Kapolri memenuhi janjinya untuk tetap melindungi Wiiliardy Wizard, 
mustahil kasus busuk ini akan terungkap.
Jadi sebetulnya itu hanya merupakan konflik sesama Polisi Busuk yang mencuat ke 
permukaan.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo

--- Pada Jum, 13/11/09, Teddy Alfonso Sikumbang <[email protected]> 
menulis:


Dari: Teddy Alfonso Sikumbang <[email protected]>
Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Rani oh Rani........
Kepada: [email protected]
Cc: [email protected]
Tanggal: Jumat, 13 November, 2009, 10:21 AM


 



Mencermati eksepsi yg disampaikan antasari secara lansung dipersidangan, 
terlihat beliau sangat cermat dan piawai sekali menyusun eksepsinya. bahkan 
beliau terkesan mengajari para penuntut umum. Maklum mantan jendral diajar o 
prajurit u baris berbaris, tentu saja prajurit menjadi kalang kabut.
Point yg hendak saya sampaikan di jaman yg penuh ketidakpastian ini, adalah 
tidaklah bisa dengan serta merta pengakuan wiliardi wizard bisa kita telan 
bulat2, dan menganggap beliau sangat jujur dalam pengakuannya. Bukan tidak 
mungkin Wiliardi Wizard mulai masuk dalam ranah operasi dan skenario yang 
dimainkan oleh antasari azhar beserta 30 tim pengacaranya yang sangat handal 
itu. Jangankan institusi kepolisian kita yg bodoh itu, institusi negara ini 
pun, dapat di ubek-ubek oleh kelihaian antasari azhar dan tim ini. Buktinya, 
siapa nyangka antasari azhar berhasil menjadi ketua KPK dan menyihir emosi 
publik dgn prestasi2 semu yg dimainkannya. Wiliar Wizard, hanyalah seorang 
perwira menengah, dan tidak menjamin beliau adalah orang/polisi baik. Di Saat 
situasi mulai menguntungkan Dia dan POLRI secara institusi mulai dihabisi o 
masyarakat, beliau langsung melakukan aksi profit taking/ambil untung, yang 
mungkin saja sdh lama dinanti2 o antasari azhar, cs.
 Namanya juga sinetron, tentu ceritanya seenak produser u mengatur skenarionya. 
Nah kebetulan... antasari adalah orang yg sangat ahli membuat skenario, lebih 
jago dari para sineas2 kita. Tidak percaya? Silahkan cek rekam jejak 
beliau...orang perguruan tinggi, ga akan bisa mengalahkan, apalagi orang2 NGO 
yg sangat minim keahlian dan seringkali bermodal keberanian cuap2 saja di 
media. So...mari kita cermati dulu kisah2 ini dgn secermatnya. . Boleh 
berkomentar, tetapi jangan terlalu dominan dan lari dari pokok persoalan.
Demikian dari saya,

Teddy Alfonso Sikumbang

Kirim email ke