Dear Forum PK,

Dari sudut pandang saya, media online diperlukan karena ini sangat memudahkan 
dalam hal mobilitas pembaca, yg bisa diakses dr tempat atau ruang manapun tanpa 
harus keluar mencari koran or majalah. Tapi saya juga membaca media2 cetak 
tersebut (khususnya koran). Dan berharap itu tidak hilang. Setiap jenis 
mediakan punya kelebihan masing2. Sambil tiduran, baca koran/majalah, abis tu 
ngantuk...tidur deh :)

Apalagi kalau kita pergi ke daerah/kota2 kecil di Indonesia, maka masih terasa 
sekali kebutuhan akan media cetak (koran/majalah) sebagai sumber informasi. 
Tapi kalau di bandingkan di Jakarta or kota2 besar, yah...memang beda sekali. 
Masyarakatnya yg suka online sdh lebih banyak.

Intinya, kita patut menggunakan seluruh saluran untuk penyebaran informasi agar 
bisa diakses oleh semua kalangan pembaca. Mengenai biayanya, yah...semoga bisa 
diatur.

thnks,regards.
SK


________________________________
From: mmargret67 <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, November 13, 2009 11:10:26 AM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Survei SPS: Media Cetak Belum Tergantikan


Sebenarnya membaca koran ini kan termasuk dalam bagian budaya yang diwariskan.. 
.hanya apakah loyalitas pembaca akan terus dalam bentuk cetak atau berpindah ke 
media daring akan sangat tergantung dari fasilitas yang tersedia. Media daring 
memungkinkan interaksi antar pembaca di luar media pengusung "merek" tertentu, 
karena siapa saja bisa masuk ke sana (kecuali dibuat tertutup dan berbayar).

Apakah kita ingin mewariskan budaya membaca media cetak atau tidak, tergantung 
dari kita sendiri. Yang jelas masing-masing media memiliki untung dan rugi 
masing-masing. Kecepatan yang dimiliki media daring juga bisa berubah menjadi 
bumerang bagi dirinya. Apa yang dicari oleh pembaca? Berita (isi yang 
berdasarkan fakta dan memiliki nilai/terhubung secara rasa bagi pembaca), dan 
rasa memiliki (bisa berupa interaksi, bisa sebagai bagian dari dirinya). 
Seperti semua yang ada dalam kehidupan, media juga bertumbuh, berkembang dan 
akan berevolusi sesuai kebutuhan pembacanya. Kalau mampu mempertahankan pembaca 
yang mencintainya (media cetak) maka tentunya tidak perlu takut tergantikan.

salam,
Retty

Kirim email ke