- presiden menyatakan menunggu hasil audit BPK
(Artinya BPK mendapat kepercayaan presiden sampe ditunggu2)
- hasil audit BPK rampung
- presiden scr resmi menyatakan kasus ini silahkan diproses DPR scr terbuka n 
jelas
- hasil audit BPK menyatakan banyak kecurangan dlm hal penanganan BC ini
- Sri Mulyani membela diri 
- wapres diam
- proses penanganan BC ngambang

Pertanyaannya.. Seserius apa pak presiden kita utk menangani ini kasus?
Menurut saya kalo udah sampe prioritas no. 1 dlm pidato resminya... Kasus ini 
termasuk top priority..
Mustinya diberi wadah utk org2 yg bersangkutan bisa menyelesaikan duduk perkara 
scr terbuka

Panggil BPK yg audit, menkeu n gub BI pada masa itu...
Dan jg pemilik bank dan org2 bersangkutan lainnya
Selesaikan scr faktual dan terbuka

Jgn biarkan yg 1 bilang salah di 1 tempat
Yg lain membela diri di tempat yg laen
Emang main badminton? Nyaut2an?
Yg begini yg namanya serius?

Apa pak presiden kita gak mikir korban2 BC yg sampe skrg duitnya belum bisa 
cair?

Itu ada yg tabungan masa depan.. Tabungan utk hari tua.. Bisa jadi deposito 
satu2nya.. Harta terakhir..
Susah2 dari kecil diajarkan nabung utk masa depan
Disikat ama pihak bank begitu aja?
Bahkan bank tsb sudah dikucurkan dana penalangan dari pemerintah
Tp malah nasabahnya belum diberi pertanggung jawaban..

Sungguh ironi sekali pemimpin negara kita...
Kalo hal begitu aja gak bisa scr cepat diselesaikan...

Bantuan seharusnya utk nasabah2
Bukan utk cukong2 yg notabene sudah makan duit rakyat
Dapet jatah pemerintah lagi...

Regards






-----Original Message-----
From: "Soewarso" <[email protected]>
Date: Thu, 26 Nov 2009 01:52:24 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Hasil Audit BPK atas Bank Century (skandal 
yg mengerikan!)

Pertanyaan pak Godlip ini agak aneh. Apakah maksudnya ada kriminalisasi juga 
kepada boediono, sri mulyani dan lps?

Secara logika, audit investigasi oleh BPK tentu telah melalui serangkaian 
wawancara dengan ybs ; sebelum BPK dapat menarik kesimpulan.

Apakah karena banyak kejadian "aneh" di negri ini, lalu pak Godlip jadi 
berpikir bahwa "ada maling ngaku salah"??

Salam,

Soewarso.

Sent from my BlackBerry® smartphone 

Kirim email ke