Ass.Wr.Wb.
Aneh bin ajaib Jaksa Penuntut kita ini, apakah mereka tdk bisa mengerti
bahasa Indonesia dan harus pakai bahasa Latinnya saja.
Menurut saya apa yg dimaksud oleh ibu Prita dgn kalimat :
*"Saya mengharapkan mudah-mudahan salah satu
pembaca karyawan atau dokter atau manajemen RS
Omni, tolong sampaikan ke dokter Grace, dokter
Mimi dan Ogi bahwa jangan sampai pekerjaan mulia
kalian sia-sia hanya demi perusahaan anda."*
**
Adalah sangat mulia dan merupakan nasehat agar janganlah sia-sia kerjaannya,
sesuai dgn sumpah yg pernah dikemundangankan bagi tiap2 dokter utk
mempraktekan. Karena jika tdk akan tersia-sia kerjaan mulia tsb dan
janganlah hanya cari untung bagi si pemilik RS. Jadi coba di uji lagi para
Jaksa Penuntut Umum tsb, apakah mereka pernah mempunyai or-tu yg pernah
menyarankan atau menasehatkannya? ataukah mereka sdh menjadi anak Yatim
Piatu sejak lahir sehingga tdk pernah mendapatkan tegoran semacam itu dari
or-tu masing2. Begitu pula, apakah mereka tdk bisa membedakan antara kata
Penghinaan, Pencemaran ataupun Mendeskreditkan dgn Tegoran.
Sayang saya tdk bisa *berbahasa Latin* mungkin mereka akan lebih
mengerti kalimat essential yg ingin disampaikan.
Wassalam
Mamang
2009/12/10 Haniwar Syarif <[email protected]>
>
>
> kalau duit receh yg terkumpul melebih i target
>
> usul saya dipakai buat nyekolahin para jaksa yg mikirnya spt jaksa yg ini
>
> biar lebihngerti hukum dan lebih punya nurani
>
> ya singkatnya lebih pintar lah
>
> apalagi kalimat akhir imil prita yg katanya
> merupakan bukit ,menurut saya merupakan doa bagus
>
> coba begini bunyinya
>
>
> "Saya mengharapkan mudah-mudahan salah satu
> pembaca karyawan atau dokter atau manajemen RS
> Omni, tolong sampaikan ke dokter Grace, dokter
> Mimi dan Ogi bahwa jangan sampai pekerjaan mulia
> kalian sia-sia hanya demi perusahaan anda."
>
> HS