Nomor: S-6224/PB.1/2007    tgl 25 September 2007
Hal: Konfirmasi pengiriman peserta TB STAN
 
Yth. Para Direktur dan Kepala Kanwil di Liingkungan DJPN

Sehubungan dengan implementasi KPPN percontohan untuk mendukung
terlaksananya reformasi di lingkungan DJPBN serta mempertimbangkan
proporsi kebutuhan organisasi terhadap penugasan belajar program studi
Akuntansi, dengan ini kami sampaikan bahwa DJPBN pada tahun ajaran
2007/2008 tidak mengirimkan pegawai untuk mengikuti Tugas Belajar
Program D III Khusus dan D IV di STAN. Kepada seluruh peserta tes
masih di berikan kesempatan untuk mengikuti program beasiswa lain di
kesempatan mendatang.
Demikian di sampaikan untuk mendapatkan perhatian seperlunya.

Sekretarit Ditjen PBN
Siswo Sujanto
NIP060031000

tembusan:
Direktur Jenderal Perbendaharaan sebagai Laporan.

ESN:
saya membaca surat ini agak bingung, disitu tertulis bahwa "Kepada
seluruh peserta tes masih di berikan kesempatan untuk mengikuti
program beasiswa lain di kesempatan mendatang", bukannya sekarang
status para peserta tes itu sudah tereduksi menjadi para peserta yang
lulus tes, 

klo memang ditujukan kepada seluruh peserta tes, surat ini dikeluarkan
setidak2nya dua bulan yang lalu, saat memang semua berstatus peserta
tes!KENAPA SAMPAI MEMBIARKAN PARA PESERTA TERSEBUT MENUNGGU SAMPAI DUA
BULAN BAHKAN SAMPAI PENGUMUMAN BPPK KELUAR!

bahkan kalau melihat kalimat di atas saya mendapat tafsiran SEBENARNYA
SURAT INI SEHARUSNYA DIKELUARKAN SEBELUM KITA IKUT TES!

dan alasannya:
1. Implementasi KPPN Percontohan
2. demi mendukung Reformasi Birokrasi DJPB
3. mempertimbangkan proporsi kebutuhan organisasi terhadap penugasan 
   belajar program studi Akuntansi

untuk nomor 1 dan 2 saya memberi tanggapan sederhana:
1. TIDAK SEMUA YANG LULUS itu bertugas di KPPN Percontohan
2. TIDAK HANYA DJPB yang melakukan Reformasi Birokrasi, Ditjen lain di 
lingkungan Depkeu (DJP, DJKN, DJBC, dll) semua melakukan Reformasi
Birokrasi, tetapi hanya DJPB yang mengambil kebijakan ini??

untuk no.3 agak panjang nih
3. selain LKPP masih disclaimer, saya cuma mau tanya kapan
pertimbangan proporsi kebutuhan organisasi ini dilakukan????
kok lama banget ya??

padahal kantor saya menerima fax tentang 'Pelaksanaan Tes Internal
DJPB untuk peserta Ujian Masuk D-IV dan D-III khusus STAN tahun
2007-2008' pada tanggal 27 Juni 2007 

kemudian pada Form Usulan Calon Beasiswa S1 DJPB 14 Mei 2007, ada
kolom yang isinya "Tidak sedang dicalonkan/mengikuti program beasiswa
lain"

kemudian tidak itu saja ada tanda *) yang berbunyi : "Yang dimaksud
program beasiswa adalah seleksi program beasiswa yang difasilitasi
oleh kantor, seperti DIV STAN" (perhatikan: SEPERTI DIV STAN!)

berarti secara logika, saya menyimpulkan bahwa DJPB TAHU KALAU
NANTINYA AKAN ADA PEGAWAINYA YANG MUNGKIN SAJA IKUT TES DIV STAN!!!
(cmiiw)

NAH, kalau memang sudah ada 'pertimbangan proporsi kebutuhan' ini,
kenapa kami TIDAK DILARANG TES SAAT BEASISWA S1 DJPB sudah
diumumkan!????KENAPA MENDIAMKAN SAJA???
KAN MASIH ADA KESEMPATAN LAIN buat para pegawai, yaitu program
Beasiswa S1 DJPB

apa DJPB mau 'ngerjain' pegawainya??
kalau seperti ini jujur saja saya rasa ini tidak lucu dan TIDAK ADIL!!
karena kita bukan hanya mengorbankan waktu (kita ambil ijin dari
kantor), usaha (persiapan menghadapi tes), biaya (terutama temen2 yang
di remot area yang bukan hanya mahal tapi sulit untuk mendapat
transportasi),tapi terlebih lagi KESEMPATAN (perbaikan taraf hidup dan
pendidikan)

dan CARA SOSIALISASI KEBIJAKAN INI menurut saya SANGAT ANEH, saya
sepakat bahwa pimpinan DJPB pasti memiliki pertimbangan sendiri demi
organisasi ini, dan Saya yakin kalau kebijakan ini disosialisasikan
dengan baik (tidak membiarkan para peserta menunggu lama, tidak jelas,
bahkan sampai keluar hasil tes) saya yakin MASIH BANYAK pegawai DJPB
yang dewasa dan bisa lapang dada menerima kebijakan ini

TAPI INI, TIDAK ADA SOSIALISASI TIBA-TIBA 1/3 Lulusan tes DIV (77
pegawai DJPB dari 223 pegawai yg lulus) dilibas habis dengan sebuah
surat???tanpa mendengarkan pendapat pegawainya
sungguh aneh sekali kebijakan ini untuk sebuah Ditjen yang sedang
melakukan reformasi BIROKRASI!!


Salam Damai dari Serui

ESN
(yang harus menyebrang laut 19 jam untuk sampai ke tempat ujian, dan
tinggal di jayapura seminggu demi 1 hari tes karena sulitnya
transportasi...sedihnya BUKAN ESN saja yang seperti ini!)

Kirim email ke