Yth Miliser,
Menjelang SK Penempatan pegawai untuk mengisi formasi
KPPN P, saya menangkap kegelisahan kegelisahan dari
pegawai yang tidak terakomodir dalam KPPN P.

Mereka gelisah apakah akan ditampung di Kanwil
setempat atau dilimpahkan untuk mengisi kekosongan
KPPN dilingkungan Kanwilnya. Gelisah juga apakah
sanggup melaksanakan tugas yang (semakin berat) akan
diembannya.

Disatu sisi Kanwil akan kebanjiran pegawai, tapi
dilain pihak banyak KPPN yang formasi pegawainya
menjadi sangat jauh dari ideal.

Memang hal ini dapat diatasi dengan mutasi setempat
(lingkup Kanwil). Tapi apa sesederhana itu
permasalahannya. Sebagai gambaran, dilingkungan tempat
saya bekerja, dari hasil test 'putaran III' (kayak
liga dunhil aja). Di KPPN Raha yang lulus (+ cadangan)
sebanyak 5 orang. Dari formasi awal TA 2007 plus
pegawai baru (prodip 4 org) sebanyak 23 pegawai, 1
orang pindah ke KPPN Bau Bau, 2 orang (1 seksi & 1
pelaksana) telah mengisi formasi KPPN P terdahulu, 4
orang memilih mengabdikan diri di direktorat lain,
praktis yang tersisa sebanyak 16 orang. Seandainya SK
pegawai untuk mengisi KPPN P terbit berarti formasi
pegawai menyisakan 11 orang (1 KK, 3 Kep Seksi, 7
pelaksana terdiri dari 3 pegawai lama (SMA) 4 prodip
D1. Saya bayangkan kedepannya KPPN saya ini bakal
pontang panting. Karena selama ini memang sangat
tergantung kepada pegawai dari Prodip.

Situasi yang sama juga dihadapi oleh KPPN Bau Bau dan
Kolaka yang bakal ditinggalkan oleh anak anak prodip.
(kemungkinan besar juga dihadapi oleh KPPN KPPN type B
lainnya).

Saya hanya dapat membayangkan apakah demi mengejar 30
KPPN P akan mengorbankan kinerja KPPN Non P yang
sebanyak 148. Lalu bagaimana nasip (kebetulan saya di
seksi vera) LKPP kita? Kalo tahun tahun  kemaren
dengan formasi yang lebih menjanjikan kita sukses 3
(baca TIGA) kali 'sukses' menggondol predikat
Disclaimer bagaimana nasip LKPP tahun 2007. (...ih
jadi miris membayangkannya).

Mudah mudahan Kanwil setempat akan lebih bijaksana
dalam membuat bezeting pegawai baru nantinya. Tapi
dari hasil 'bisik bisik tetangga' saya mendengar
adanya keengganan dari pegawai yang KPPNnya akan
dirubah menjadi KPPN P untuk mengisi formasi pegawai
di remote area...wah...tambah ruwet lagi. Karena nada
nada ancaman juga sempat tertangkap oleh radar saya
(mudah mudahan radar saya yang sedang rusak). Tentu
hal ini akan semakin memberatkan tugas bagian
kepegawaian di Kanwil. Karena yang paling repot memang
menanggapi protes/ penolakan yang membabi buta dari
pegawai setempat (maaf pegawai pribumi). 

Ini hanya sekedar ide konyol dari saya yang lemot.....
apakah memungkinkan untuk meng SK-kan sekalian pegawai
yang tidak terakomodir dg SK Pusat. Yah barangkali
saja mampu meredam kemungkinan riak riak yang akan
terjadi. Sebelum riak riak kecil tersebut berubah
menjadi ombak yang maha dasyat. Nantinya setelah
dievaluasi  dapat ditata ulang oleh kanwil setempat.

Saya juga berdoa kiranya kebijakan kebijakan kantor
pusat tidak tersandung (lagi) seperti kebijakan
kebijakan kemaren (kasus D3/D4, dan pola mutasi).


I Love You All
HaBeWe


       
____________________________________________________________________________________
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz
 

Kirim email ke