udahhlah teman-teman semua masalah ini gak usah di besar-besarin...gak usah
terus dikipas biar gedhe...masalah begini udah lama terjadi sejak adanya
prodip..semua pihak kayaknya harus bersatu buat DJPBN..kalo dirasa mangkel
karena keinginan pribadi yang gak terpenuhi kemudian menuding sebagai
ketidak adilan aku anggap lucu..aku perlu tanya adil dari mata siapa dari
mata kita..lalu dari mata pimpinan kan beda lagi..apalagi dari sudut pandang
allah..kepada saudaraku si banteng biru..udah segithu yah statistiknya?valid
nggak tuh? (oh ya kemarin baca postingan mas abdul haq..nggak kayaknya
disitu ada aturan yang ditetapkan moderator natara lain pakai bahasa
indonesia baik dan benar..malah bahasa inggris dilarang..gak usahlah
menonjolkan bahasa kesukuan disini..cukup satu indonesia aja deh)
aku coba terka aja kenapa ada keputusan pembatalan itu sedang yang S1 tetep
berangkat?

1.pimpinan dalam memanajemen organisasi memiliki sudut pandang tersendiri
dalam mengambil kebijakan..diluar konteks apakah putusan itu akan memuaskan
semua organisasi..mungkin dalam hal ini kedepan pimpinan lebih menyukai
pengembangan SDM dengan titel Strata 1(S1)  karena beberapa pertimbangan
yang saya nggak  ngerti juga.

2. kalo kemudian ada ketidakpuasan karena udah keluar biaya serta kenapa gak
dipending dari dulu..itulah yang saya juga gak ngerti..seharusnya sedapat
mungkin setiap kebijakan diambil agar tidak merugikan pegawai.

3.masalah mutasi bagaimanapun juga jika dibikin poling pasti semua pegawai
pengennya kerja deket dengan keluarga (dalam hal ini banyak yang pengen
pulang ke jawa)..tapi sebagai instansi vertikal DJPBN juga memiliki kantor
di seluruh indonesia..sehingga bagaimanapun juga pasti riak ketidakpuasan
pasti ada..jadi kesimpulannya semua pegawai DJPBN pengen kerja dekat
keluarga dan tempat kerja yang lebih baik (misal ada tempat kuliah
dll..sedangkan rata-rata kantor DJPBN tidak bisa memenuhi syarat
tersebut..lha kan banyak KPPN yang ada di daerah yang jauh)

ya mungkin itu sedikit analisa dari saya..perlu saya tekankan lagi mari
buang semua dikotomi..gak perlu diperdebatkan lagi prodip dan non
prodip..gak usah saling menjelekkan antara satu dengan
lainnya...bagaimanapun juda reformasi birokrasi di DJPBN tidak akan sukses
jika persatuan dan kesatuan diantara pegawainya sebagai pendukung utama
tidak berjalan dengan baik...

jadi STOP SEKARANG JUGA DIKOTOMI...STOP MERASA DIRINYA YANG PALING
LEBIH..STOP SEMUA EGO..STOP KERAS KEPALA...STOP CACI MAKI...SETIAP KEBIJAKAN
PASTI SULIT UNTUK MEMUASKAN SEMUA ORANG..JADI SABAR AJA..SETIAP YANG TERJADI
PADA DIRI KITA TAK KAN TERJADI TANPA KEHENDAK ALLAH..


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke