Untuk mengakomodir semua kepentingan dalam satu kebijakan memang bukan
merupakan suatu pekerjaan yang mudah, meski itu dilakukan oleh ORANG
BIJAK sekalipun. Cuti bersama bagi sebagian orang adalah NIKMAT, namun
   mungkin bagi sebagiannya lagi adalah MUBAZIR ( padahal Agama
melarang kita untuk berlaku MUBAZIR ). 

Bukannya tidak mendukung CB, tapi sejujurnya bahwa tidak semua orang
membutuhkan CB. Bukan karena alergi yang namanya cuti, bukan pula sok
kerajinan pengen kerja terus, tapi idealnya cuti diambil pada saat
kita memang membutuhkan cuti itu. Yang pengen lebaran akan mengambil
cuti lebaran. Yang mau natal ngambil cuti natal. Yang mau nikah
ngambil cuti nikah, dst. Bisa dibayangkan orang yang tidak perlu cuti
tapi TERPAKSA harus cuti, selain hak cutinya kepotong,  selama CB pun
bengong nggak tau mau ngapain karena memang dia nggak kemana-mana.

Mungkin, sekali lagi MUNGKIN ada baiknya diterapkan sistem :

1. Cuti Bersama tidak WAJIB diambil.  Artinya yang mau cuti silahkan,
yang nggak ya silahkan juga. Yang ngambil CB hak cutinya kepotong,
tapi yang nggak ngambil CB ya nggak kepotong hak cutinya.
Konsekuensinya yang nggak CB tetap harus masuk kerja, sehingga pelayan
di REPUBLIK INI masih tetap bisa berjalan.

2. Cuti Bersama boleh diterapkan tapi TIDAK mengurangi HAK CUTI
TAHUNAN PEGAWAI, sehingga yang menikmati CB ini terasa NIKMAT, namun
yang tidak CB hak cutinya TIDAK MUBAZIR sehingga masih bisa dipakai
untuk kepentingan cuti yang lain.



--- In [email protected], nanda srg <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Assalamualikum, ini pertama kalinya saya coba-coba ikut topik
biasanya sih pasif (cuman baca doank) mengenai cuti bersama saya
dukung deh, maaf tapi ini hanya pribadi aja sih karena saya disini g
boleh n g bisa dapat cuti kalo tanpa cuti bersama ini, jadi alasan
saya seneng ma cuti bersama ini
>   1. Saya dapt merasakan cuti
>   2. Saya dapat ketemu mama n papa dirumah (krena mama saya pulang
kampung ke Tapanuli selatan sampai lebaran ke tiga)
>   3. Saya dapat siap-siap untuk mutasi ntar ke Kantor baru
>   4. Saya dapat rileks dari pkerjaan yang cukup penat disini
>   5. teman-teman yang cutinya habis gara-gara cuti bersama jgn marah
ma saya yah?? hihihihi
>   Gitu aja dari saya, makasih
>   Wassalam (meuah lon laku bak kaom domna,.....Teurimong geunaseh)
>   Lhokseumawe
> 
> 
> 
> 
> agus widiyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Pemerintah
memperpanjang cuti bersama PNS, semula libur bersama Idul Fitri 1428H
dari tgl 12-16 Okt 2007 menjadi 12-19 Oktober 2007; praktis dalam 1
minggu penuh kantor2 pemerintah (diluar RS, bank, PAM,
Telekomomunikasi, keamanan, kebakaran) TUTUP. Berarti kalau anda mau
mengurus KTP, SIM, STNK, Surat Kelahiran, Surat Kelakuan baik, izin
investasi dll tundalah barang seminggu, maaf Republik Ini sedang libur
panjang.
>


Kirim email ke