Wah kok cocok dengan kenyataan yang saya hadapi waktu masih di KPPN tahun lalu. dimana PER-66 sudah ada tapi ketika datang pemeriksaan(atau pembina) dari Kanwil yang isinya itu ada banyak sekali kurang pungut pajak sebagai pegawai KPPN kita tidak bisa tuntas menyuruh satker untuk menyetor karena kita sudah dicabut kewenangan sebagai KPA jadi surat Ka KPPN ke satker cuma dianggap angin lalu alasannya satkernya sudah ganti, CV nya sudah bubar....sementara KPP sendiri tidak ada tindakan juga thd satker yang kurang pungut tsb dan CV/rekanan yang kurang pungut... kalo memang ada Saudara2 ku yang ingin verifikasi kebenaran secara lengkap mengenai perhitungan pajak silakan saja, tapi nanti apabila ada kesalhan dalam penyampaian perhitungan pajak dan berakibat kurang potong maka Anda juga harus bertanggung jawab jika bendahara/ rekanan tidak mau setor. terima kasih....
Pada tanggal 05/10/07, bad nose <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Menurut pendapat saya, SE no. SE-36/PB/2007 tanggal > > 24/09/2007), tidak bertentangan dengan Perdirjen 66, > tetapi merupakan pengecualian saja dan justru > meringankan beban KPPN, krn kewenangan mengenai > perhitungan perpajakan adalah milik DJPajak. Jadi kita > tidak usah ikut repot-repot mengkoreksi. Besar > kemungkinan teman2 di DJPBN belum tentu menguasai > sepenuhnya bidang perpajakan. Tadinya KPPN melakukan
