Dear Nuriska_fajar
 
Kebijakan grading khan belum seumur jagung diimplementasikan. Saya yakin, masih 
banyak pejabat
yang bingung untuk mementukan grade / menilai kinerja bawahannya.
 
Selain itu penentuan grading antar kantor juga bervariasi. Penyebabnya tentu 
perbedaan pemahaman antar-kepala kantor. Contohnya ada kantor yang ngasi  grade 
terendah untuk semua pegawainya, ada juga yang tengah tengah, ada yang campur- 
campur...dengan berbagai alasan. Tapi jangan kuatir, tentu akan ada bimbingan 
dari tim reformasi birokrasi tentang penilaian kinerja untuk grading...
 
Soal personel KPPN-P...khan sudah dijanjikan akan dapat "insentif'.......tunggu 
aja
 
Soal ngak yakin atasan bisa obyektif.....namanya juga manusia...blm 
sempurna...ha...ha..ha.............
 
AMb

________________________________


Ternyata di tempat qt lebih parah ya mas,...yang di kppn percontohan 
beban kerja lebih berat,...tapi tunjangan msh sama dengan kppn 
konvensional. 
di kppn konvensional jg sama,...qt yg dari prodip,..dikasih beban yg 
lebih berat dibanding non prodip,...tp grade dikasih terendah. yang 
sarjana,..dikasih grade tengah. padahal kerjaan gak jauh beda.
yang masuk dari sma pada protes karena pemeringkatan tidak menjadikan 
masa kerja sebagai salah satu ukuran penilaian.
memang pak kanwil pernah sampaikan bahwa ini adalah untuk 
sementara,..dan akan dievaluasi bulan desember.
tapi,...gak yakin dech kalo atasanku bisa menilai dengan bener2 
obyektif.
like and dislike nya udah kelihatan banget.


.
 
 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke