Sistem mutasi anggaran mau dijadikan contoh buat ditjen lain? Dijamin
butuh waktu sangat panjang karena masing2 pasti resisten dgn keadaan yg
sudah dirasa enak (gw ga mau pake istilah bhs enggris). Mendingan benahi
internal dulu, buat sistem yg baku dan transparan sbg syarat mutlak
untuk mendekati keadilan.

Setiap orang punya peran untuk ikut menciptakan keadilan (dan
ketidakadilan), tinggal keberanian kita untuk menjalankan peran tsb.
Saya jadi ingat waktu menulis sebuah kolom di majalah Anggaran yg
berbuntut masalah dgn boss2 di SetDJA. Bukan protes krn ditempatkan di
jakarta, tapi protes kenapa kerjaan seminggu selesai setengah hari. Kpn2
saya posting artikelnya kalo fotokopiannya ketemu.

Hadi



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke