Terima kasih atas laporan pandangan matanya. Memang nggak bs dibandingkan infrastruktur di jawa dg di kalimantan. Di borneo banyak sungai tapi miskin jembatan. Di jakarta banyak jembatan sedikit sungai. Katanya buat nyebrang tapi org pada males. Di jakarta orang sunyi mikir diri sendiri. Di pedalaman emang sunyi beneran. Ironinya disebagian wilayah republik ini nyala lampu listrik menjadi barang langka, tapi di jakarta ratusan mall dan pusat belanja menghamburkan ratusan ribu watt semalam. Kalau dipake buat penerangan di pedalaman bisa untuk ratusan desa barangkali.
Selamat menikmati perjalanan. Kapan Pak giliran Sukamara dan Lamandau.
