assalamualaikum wr wb pak Ramli Hasan
saya mau tanya, apakah Bapak ini pernah sama sama saya di banjarmasin.
kalau ya.. masih ingat kita naik perahu mengarungi sungai barito ke lokasi
sebuah perusahaan plywood untuk bertanding sepakbola melawan club perusahaan
tsb. saya ingat sekali Bpk menyumbang satu dari dua goal yang menentukan
kemenangan kita atas club tsb. Hebat sekali, padahal di dalam club tsb ada 3
orang pemain profesional galatama Barito Putera. kita pulang kembali naik
kapal di sungai barito dengan sebuah kemenangan yang mengesankan sekali.
Salut kepada kppn lahat yang telah berhasil melaksanakan percontohan TSA.. dan
kini juga dengan segala keterbatasan telah pula mengupayakan penerapan
pelayanan prima. Saya doakan, mudah2an berhasil melaksanakan nya dan mudah2an
dapat mengatasi segala permasalahan yang ada.
Satu hal yang perlu saya tanggapi mengenai rasa khawatir pak Ramli Hasan
terhadap pengetahuan administrasi dan kematangan manajemen para pegawai muda
usia dan muda pengalaman yang ditempatkan di KPPN Percontohan yang notabene
terletak di ibukota propinsi.
Pak Ramli Hasan, para pegawai muda tsb telah lulus test rekrutment. Dan
sebagaimana di ketahui bahwa test itu mencakup dua hal yaitu kompetensi dan
integritas dari pegawai yang bersangkutan.
Menurut para pakar psychologi.. Agar satu perubahan dapat lebih cepat mencapai
keberhasilan, yang di perlukan adalah pegawai yang mempunyai integritas tinggi
thd perubahan itu.
Oleh karena itu banyak diantara kita yang tidak menyangka seorang pegawai bisa
lulus, padahal menurut pengelihatan sehari hari pegawai tersebut cuma mempunyai
kemampuan biasa biasa saja.
Pegawai yang keliatan biasa biasa saja itu lulus karena hasil test menunjukkan
bhw ybs mempunyai integritas yang lebih tinggi dari rata rata pegawai yang
lain. Hasil test yang menunjukkan pengetahuan administratif dan kematangan
manajemen (Kompetensi) yang tidak terlalu tinggi, menjadi pertimbangan kedua
dibandingkan dengan hasil test integritas.
Dalam kaitan dengan Reformasi Birokrasi di DJPB, berulang kali saya dengar dari
para pejabat di kantor pusat bahwa kita dituntut untuk segera memperlihatkan
kepada masyarakat mengenai adanya perubahan. Dan untuk itu dibutuhkan suatu
quick yielding. Itulah yang menjadikan dasar pemikiran kita segera membentuk
KPPN Percontohan.. dan pembentukan kppn p itu disertai pula dengan kebijakan
dalam me rekrut pegawai untuk mengisi kppn p.
Adapun bila ada diantara para pegawai di KPPN P ada yang masih kurang kompeten
(seperti yang Bpk khawatirkan), hal itu untuk sementara ini tidak menjadi soal,
karena adanya pertimbangan bahwa kompetensi dapat ditingkatkan (dirubah) dalam
waktu singkat melalui pelatihan pelatihan. Sedangkan untuk merubah integritas
seseorang dibutuhkan waktu yang lama (bisa mencapai 3 - 5 tahun).
demikian dulu dari saya. sekedar tukar pikiran aja..
maaf lama membalas nya. wassalam
----- Original Message ----
From: RAMLI HASAN <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, November 12, 2007 4:02:03 PM
Subject: Balasan: Re: [Forum Prima] untuk rekan rekan hari sabtu.. Pelayanan
Prima beserta isu-isu
pak hari utama yg sangat baik mau berbagi pengetahuan dgn kami ini
masalah prima sebenarnya telah banyak kppn melaksanakan sistem dgn aplikasi
prima tentu saja berbagai konsekkwensinya lay out perangkat keras atau
lunak atau lan,atau tegangan listrik tak menentu voltagenya SDM apa
adanya tanpa test kami coba melakasanakan yg terbaik untuk djpbn atau
negara ini yg terbaik juga tanpa biaya ,
yg prima itu adalah hati kita maukah berubah atau masih
resisten,karena yg test itu juga pegawai djpbn yg mempunyai kelebihan atau
kekurangan dan yg terpenting adalah rendah hati jangan merasa lebih dari
pegawai
kppn lain jiwa pelayanan dinomor satukan
hal ini kenyataan bapak tak usah disebut orangnya juga mungkin karena
sangat instan dalam merekruitnya seharusnya dgn system atau melalui
proses yg berkesinambungan ,kematangan pribadi dibentuk bukan secara
tiba2 tapi melalui proses dan peninjauan atau pengamatan melalui institusi
yg tepat,
kppn lahat telah melaksanakan sistem apalikasi prima dgn segala
konsekwensinya, lay out,LAN,komputer yg tersedia,kemampuan pegawai yang ada
dan juga sebelumnya kami termasuk kppn percontohan TSA yg 50,mudah2an
bisa berjalan dgn baik walau ada kendala namun bisa diselesaikan
contohnya lagi seorang pegawai pelaksana atau korpel baru diangkat
eselon IV pada kppn type b kemudian ikut test prima dan lulus pula pasti
akan ditempatkan pada kppn propinsi atau type a bagaimana dengan
pengetahuan administrasi dan kematangan manegemennya tentu jauh sekali dari
yg diharapkan walau pengetahuan IT nya bagus
mudah2an tulisan ini sebagai perbandingan saja kalau keliru tolong
dikritik atau diberikan masukan yg lebih baik,
ok semoga djpbn lebih jaya
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo! Answers
[Non-text portions of this message have been removed]
Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga.
Yahoo! Groups Links
____________________________________________________________________________________
Be a better pen pal.
Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
http://overview.mail.yahoo.com/
[Non-text portions of this message have been removed]