MR. Kiki, Selamat deh anda pernah mendapatkan beasiswa di luar negeri 
(USA). Anda katakan hanya menerima gaji dan tidak menerima TC. Apa 
anda lupa kalo mendapatkan sejenis tunjangan belajar dalam bentuk 
Dollars??? Dan kalo dirupiahkan adalah lebih dari cukup untuk menutup 
ketiadaan TC. Apa saya salah???

Yang ironis di milis ini dan mungkin pada umumnya di DJPBN, Bila 
seseorang pernah menderita maka logikanya adalah orang lain juga harus 
merasakannya juga. "Saya dulu juga di potong, maka yang sekarang juga 
harus bersyukur dan terima saja kalo dipotong!!!". Saya kira ini 
adalah pemikiran "yang sakit". Yang antipati dan tidak bahagia melihat 
orang lain bahagia ataupun yang senang melihat orang lain menderita.

Mungkin pemikiran seperti ini yang membuat di DJPBN selalu muncul 
orang2 yang merasa tidak bersalah bila menzalimi orang lain secara 
langsung.

Cape deeeeh:(


--- In [email protected], kiki rizky <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wahai temen2 yg mendapat bea siswa baik diluar negeri maupun di 
dalam negeri bersyukurlah anda telah mendapatkan beasiswa tersebut, 
dan bersyukurlah juga diberikan 50% tunjangan khusus. Janganlah 
diperotes dan diumpat mengenai kebijakan pemberian tunjangan khusus 
50% tsb. Dimasa kami mendapat beasiswa belajar diluar negeri (USA) 
income yg kami dapatkan adalah GAJI  saja dan TUNJANGAN KHUSUS (TC) 
tdk diberikan. Jadi sekarang  TC diberikan 50% tsb sdh bagus sekali 
apalalagi nilai nominalnya telah disesuaikan dgn renumerasi. Bahkan 
didepartemen selain Depkeu pada tahun 90 an ada yg tdk diberikan 
gajinya. Jadi banyak2lah mengucapkan syukur kepada tuhan supaya rezeki 
yg kita terima menjadi berkah. selamat belajar bagi yg menerima 
beasiswa.


Kirim email ke