Bung danke_roy "gut danke" kata orang jerman, terima kasih kata orang
pondok aren. Saya memang harus terima kasih kepada anda dan mohon maaf
betapa "tidak nyambungnya" tulisan saya buat anda. Tapi temen-temen
jadi terinspirasi dengan tulisan anda karena anda sudah mencoba
menuangkan "ide" tentang ketidak nyambungan tulisan saya di forum ini.
Saya sudah begitu lama tidak menerima tulisan tentang "ide
ketidaknyambungan" ini

Anda menyarankan dalam "ide" anda itu dengan kata "kalo mau (maksa
banget) dicari hubungannya, ya kontekstual dong" akhirnya saya pun
terjebak ke dalam "ide ketidaknyambungan" yang anda buat maafkan saya
bung danke_roy untuk yang satu ini.

ide kristalisasi itu memang warisan lama waktu belajar kewiraan ada
"ipoleksosbudhankam" terus ada "wasantara" dan di militer akronim itu
banyak sekali. Tetapi saya mencoba ide kristalisasi dari budaya bangsa
Indonesia yang menjadi falsafah hidup bernegara indonesia pada yang
dikemukakan oleh Sokarno momentum 1   Juni 1945 yaitu Pancasila supaya
kelihatan nyambung dengan kepemimpinan Orde Baru yang sentralistis
maka dibuatlah apa yang dikenal P4 yang diajarkan dari tingkat SD
sampai perguruan tinggi. Saya mohon maaf lagi kalau tulisan ini tidak
juga memberikan jalan keluar buat anda. Mungkin tulisan saya yang
banyak di forum ini bisa membantu atau Bung Hanafi sedikit melegakan
harapan anda dibawah judul "ngobrol soal utang :(( kemudian soal
realisasi APBN"


--- In [email protected], danke roy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> baca posting nya yondi_l banyak gak nyambungnya. yang anda mau
sampaikan itu intinya apa, soal pengelolaan utang luar negeri, soal
surat S-628, ditempatkan di pulau jawa, kenaikan harga minyak, musim
haji, atau apa? apa hubungan soal term good boy buat indonesia soal
hutang luar negeri dengan good men kalo ikut perintah surat S-628?
jauhhh, mas... jauhhhh
>
> saran saya, kalo lagi banyak ide, runut dong.. satu-satu

Kirim email ke