Untuk mbak Wi2n Sedikit menjawab pertanyaan mbak, bahwa commitment fee (cf) dibayarkan terhitung sejak efektifnya sebuah Loan, dan hitungannya dari seluruh jumlah pinjaman yang belum ditarik, sedangkan jika loan tersebut telah ditarik dan kemudian ditempatkan di Reksus BI (tanpa bunga dari BI) atau di pake langsung (Direct Payment) maka sudah tdk kena cf lagi tetapi kena Bunga (jadi istilahnya `dipake tdk dipake sama aja kena biaya'). Sedangkan front end fee (fef) merupakan biaya yang dibayar sekali aja dimuka (kira2 1%)ini biasanya dipakai oleh rentenir misalkan pinjaman 10 jt tapi peminjam dapat 9 jt, 1 jt (fef).
Semua fee termasuk bunga tersebut wajib dibayar bahkan fef langsung dipotong dari pinjaman ketika signed loan dan effective loan. Memang benar adanya bahwa pinjaman yang telah LALU sepertinya DLN/PHLN (DJA/DJPB) hanyalah sebagai penarik pinjaman dan pembayar pinjaman (APHLN/DEAP), perlu juga disampaikan bahwa sekarang penarik pinjaman ada pada salah satu bidang di Direktorat PKN (DJPB). Pinjaman tersebut biasanya ditawarkan dulu kepada BAPPENAS dan Departemen Teknis oleh Lender, sedangkan DJA/DJPB (DEPKEU) hanyalah menegosiasikan fee maupun klausul dalam Loan Agreement (LA) tsb yang biasanya sangat susah dinego (turun). Waktu itu jika pinjaman sudah masuk ke Blue Book/BB (di Bappenas) maka sangat susah sekali untuk menolak walaupun fee-nya tinggi dan tidak bisa dinego. Bahkan ada juga pinjaman yang di-sign karena alasan POLITIK (dengan AMRIK misalnya). Yang perlu dipertimbangkan ketika sebuah pinjaman (memang loan itu dibutuhkan) akan di-sign adalah Mahal/Murah pinjaman (klo mahal tolak aja jgn tergantung BB n cari pembiayaan lain) Kesiapan Departemen Teknis (klo blom siap jangan di-sign dong biar fee tdk jln) Kesiapan Depkeu (DJPU/DJA/DJPB) melakukan nego dan mencantumkan dlm dokumen anggaran (klo kira2 udah dekat akhir tahun n ada hal yang sulit mencantumkan dlm dokumen anggaran yah tunggu dulu) Mohon maaf jika ada salah Dari Tpandan --- In [email protected], wiwin istanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > maap... wah ternyata menarik sekali yach ngobrolin soal utang, terus terang saya kuper nih....lha baru tau mekanisme utang setelah baca emailnya sry_pbun, boleh ngga nih nanya lebih detail.... > > ada pinjaman sudah efektif...(ingat berarti kewajiban kita kepada > 'kompeni' (lender) dah jalan penuh tuh..., ada commitment fee yg > 0.75%/thn, --> commitment fee ini dibayar terhitung mulai kpn? berarti dipake ato ngga dipake ya tetep dibayar ya? > yg lebih sakit lagi ada front-end fee...1% dr total > pinjaman yg diminta dibayar dimuka oleh lender..gila nggak tuh??..tau > ah..), --> klo fee yg ini juga wajib dibayar? maksud saya, krn judulnya fee, ini jadi biaya yach? trus pemerintah membuka reksus di BI dan mengajukan initial > deposit kpd lender..eh ternyata proyek(dulu namanya ya proyek > itu..)ternyata belum tersedia dalam DIPA..BAYANGKAN 1 TAHUN uang > nganggur..dan negara harus mebayar kewajiban kpd pihak asing... (sry_pbun) > --> boleh ngga nih saya dijelasin dikit lagi mengenai ini, mana tau di mutasi ke situ biar ngga bego2 amat nih he he he > >
