Hello there,
mohon pencerahan, surat utang negara itu kan dijual di dalam negeri
yah, jadi kalo berhutang istilahnya sama bangsa sendiri yah, terus
kalo ide nyewain pulau itu ( baca Land ) bukannya udah dilaksanakan
selama ini, malah sama isinya kita jual, kayak tembagapura yang disewa
  dan biaya sewanya diambil dari kekayaan tanahnya... di beberapa
daerah juga udah disewain ke swasta di bikin resort2 wisata.

man terlalu banyak swasta yang ngeraup SDA negara kita dan kita
mikirin gimana caranya bayar utang,
saya malah suka sama ide negara bolivia yang menasionalisasi semua
perusahaan yg menguasai hajat hidup orang banyak asal di kelola secara
profesional, di sini malah kebalik bumn dijual ke swasta ?

Jamz

--- In [email protected], "sukarnon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> Sekarang yang menjadi pemikiran bangsa indonesia adalah bagaimana
> mencari sumber2 penerimaan negara untuk melunasi utang. Salah satu
> alternatif/ instrumen adalah dengan penghapusan utang yang tentunya
> akan berpengaruh bagi kepercayaan negara donor, tetapi menurut saya
> bagaimanapun negara kita adalah good boy jadi negara lain tetap akan
> memberikan utang kepada kita sebagai negara yang baik.
> mencari sumber dana dari segala aspek termasuk dengan meningkatkan
> potensi kepulauan kita, ribuan pulau kecil di indon

Kirim email ke