soal etis atau tidak etis, masih bisa diperdebatkan.

tetapi dengan adanya laporan-laporan dari "user" + "hacker" di seluruh
indonesia, justru membantu programer mengetahui kekurangan/kelemahan
aplikasi yang dikembangkan. sebagai umpan balik.
saya yakin para programer tidak marah :)

dan semoga saja hacker2 kita yang tersebar itu memang berniat baik
memberitahu kelemahan yang ada, dengan secara terbuka atau mungkin
saja secara pribadi.
dan hal ini terjadi kok di dunia internet... nyata!!!

tapi ngomong2, kita ini user atau sekaligus tester? :)


SINGLE DATABASE?
lewat internet atau intranet? atau pake yang lain?
sekali lg saya sampaikan, kalo pake web based application gmana?

terima kasih.

--- In [email protected], Bedes Sudrun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mengamati banyaknya tanggapan mengenai Peng-editan Aplikasi SP2D, 
menurut pendapat saya sendiri kayaknya tidak etis. Maaf bukan berarti
kita menyalahkan si "Pengobrak-abrik" database SP2D. Pembuat Program
(DSP) sebagai pihak yang memegang lisensi sekaligus pemilik produk,
tentunya tidak menginginkan, hasil karyanya diobrak-abrik. Mereka
punya kode etik dan privasi yang tentu saja tidak bisa seenaknya kita
langgar.
> 
> Terhadap segala macam permasalahan Aplikasi, saya lebih cenderung
menyelesaikannya secara Prosedur Aplikasi, emang lama dan lambat, tapi
itu jauh lebih Aman dan tidak melukai perasaan Programmernya. Jika
memang mentok, baru kita tanyakan ke DSP, selanjutnya ya kita tunggu
Update selanjutnya. Sebaiknya kita juga menyadari bahwa kewenangan
kita hanya sebatas User, jadi kita patuhi saja batas-batas kewenangan itu.
> 
> Saya ingat waktu itu, klo nggak salah DSP akan membuat SINGLE
DATABASE, tapi entah kapan akan terealisir. Saya yakin kalau itu
terwujud tidak akan lagi tangan-tangan kreatif yang bisa
mencampurinya.  Bagi yang punya kemampuan pemrograman, kenapa nggak
bikin "Aplikasi Tandingan" saja daripada mengutak atik karya orang.
Syukur-syukur klo buatan kita bisa dipresentasikan ke DSP.  Ibaratnya
kalau kita bisa bikin Produk Air Mineral, kenapa juga harus
ngutak-atik AQUA supaya enak rasanya, khan mendingan kita bikin Merk
Tanndingan..."BEDESQUA".....betul, nggak??? 
>

Kirim email ke