Dear Anggota Milis, 

Banyak di antara kita, termasuk saya, yang mengharapkan adanya perubahan dalam 
DSP (Direktorat Sistem Perbendaharaan), khususnya yang terkait dengan kinerja 
pengembangan aplikasi.  Kita tentu tahu bahwa dari waktu ke waktu sebenarnya 
DSP telah berkali-kali mengalami perubahan.  Permasalahannya adalah perubahan 
yang berkali-kali tersebut seringkali membuat kita kecewa.   Meskipun harus 
kita akui, sebenarnya ada juga sebagian perubahan yang membuat kita bangga.
 
Melalui forum ini saya ingin mengajak teman-teman untuk berdiskusi tentang 
bagaimana seharusnya DSP berubah dari sisi organisasi dan tupoksinya.   Saya 
akan senang sekali seandainya nanti ada teman lain yang mengangkat topik 
perubahan DSP dari sisi proses bisnisnya ataupun dari sisi manajemen SDMnya.  
 
Yang saya maksud dengan DSP di sini adalah bagian organisasi Ditjen PBN yang 
terkait dengan teknologi informasi, atau dalam rancangan reorganisasi Ditjen 
PBN terbaru disebut  Dit TIP (Direktorat Teknologi Informasi Perbendaharaan).   
Perlu diketahui bahwa hingga kini DSP masih terdiri dari 6 subdit, (1) Subdit 
Dukungan Administrasi, (2) Subdit Pengembangan Sistem Perbendaharaan, (3) 
Subdit Pengembangan Aplikasi, (4) Subdit Pengelolaan dan Komunikasi Data, (5) 
Subdit Penerapan dan Dukungan Teknologi, dan (6) Subdit Pengembangan Profesi.   
Menurut rencana, 3 subdit (Dukungan Administrasi, Pengembangan Sistem 
Perbendaharaan, dan Pengembangan Profesi) akan bergabung dalam Direktorat 
Sistem Perbendaharaan (DSP Baru).  Sementara 3 subdit sisanya (Pengembangan 
Aplikasi, Pengelolaan dan Komunikasi Data, dan Penerapan dan Dukungan 
Teknologi) akan bergabung dalam Direktorat Teknologi Informasi Perbendaharaan 
(Dit TIP).
 
Mengingat (menurut Biro Organta Setjen Depkeu) kita sebenarnya masih mempunyai 
waktu yang cukup panjang (kalau tidak salah, sampai akhir Februari 2008) untuk 
menata ulang organisasi kita, berikut ini saya sampaikan konsep organisasi Dit 
TIP yang mudah-mudahan akan mendapatkan tanggapan dan masukan dari teman-teman, 
khususnya yang tertarik dengan isu penataan organisasi pada unit yang menangani 
teknologi informasi.
 
Untuk merevitalisasi fungsi analisis dan perancangan sistem yang selama ini 
mungkin kurang mendapatkan perhatian yang memadai dari Subdit Pengembangan 
Aplikasi (PA), kami telah mengusulkan tambahan Subdit Analisis dan Perancangan 
Sistem (APS) sehingga terdapat 4 subdit dalam Dit TIP.  Meskipun usulan 
tersebut telah disetujui oleh Biro Organta Departemen Keuangan tetapi 
memposisikan Subdit PA sebagai Subdit “Tukang Jahit” kini masih dipertanyakan 
oleh sebagian teman kita.   Menurut pendapat saya, dalam ruang lingkup sistem 
aplikasi yang sangat luas dan kompleks yang harus ditangani oleh Dit TIP, kita 
sangat membutuhkan adanya spesialisasi “Tukang Jahit” dan spesialisasi “Tukang 
Perancang”.  Selain itu, untuk mengatasi masalah kesenjangan (gap) antara kedua 
jenis “Tukang” tersebut, diperlukan SOP yang jelas yang melibatkan Subdit PA 
dan Subdit APS serta komunikasi yang intensif antara kedua “Tukang” tersebut.  
Melalui komunikasi yang 
 intensif antara kedua “Tukang” tersebut diharapkan itu akan merupakan sarana 
pembelajaran yang memungkinkan seorang “Penjahit” untuk dipromosikan sebagai 
seorang Perancang.    
 
Dalam perkembangan pemikiran terakhir, saya ingin mengusulkan agar Help Desk 
Aplikasi yang bidang tugasnya lebih bersifat operasional (dan saat ini di bawah 
koordinasi Kasubdit Pengembangan Aplikasi meskipun tidak diatur dalam PMK 
131/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Depkeu) disatukan dengan bagian 
Subdit Penerapan dan Dukungan Teknologi yang bersifat operasional dan juga 
bagian Subdit Pengelolaan dan Komunikasi Data yang menangani masalah 
operasional komunikasi data (yang terakhir ini sebelumnya telah diusulkan, dan 
disetujui oleh Biro Organta, untuk dikeluarkan dari bidang tugas pak Haryanto 
Kadi yang nantinya akan lebih fokus pada pengelolaan basis data dan layanan 
informasi) menjadi Subdit Dukungan Operasional.  Selain itu, saya juga 
mengusulkan agar fungsi pemikir dan perancang teknologi informasi (Seksi 
Evaluasi & Standardisasi TI dan Seksi Pengembangan Strategi TI) yang selama ini 
berada di Subdit Penerapan dan Dukungan Teknologi (pak Imam
 Supardi) digabung dengan fungsi pemikir dan perancang sistem aplikasi (Subdit 
Analisis dan Perancangan Sistem, berdasarkan konsep terakhir yang telah 
disetujui Biro Organta) menjadi Subdit Pengembangan Teknologi Informasi.
 
Selain merancang dan mengendalikan pengembangan aplikasi, Subdit Pengembangan 
Teknologi Informasi juga dapat berperan sebagai penasehat Direktur TIP, 
misalnya dengan menyampaikan rekomendasi tentang solusi masalah MPN (tentunya 
rekomendasi tersebut berdasarkan hasil kajian yang telah mereka lakukan 
terhadap konsep dan pelaksanaan aplikasi MPN).   Sebagai penasehat Direktur TIP 
ia juga bisa menyampaikan rekomendasi tentang perlu atau tidaknya softcopy data 
Bendum dan data Vera KPPN serta data Aklap Kanwil dikirim setiap hari ke Dit 
TIP.  Demikian pula, ia semestinya juga dapat memberikan solusi terhadap 
masalah klasik perbedaan data antara Dit TIP, Dit PKN dan Dit APK.   
 
Berdasarkan penjelasan yang telah saya sampaikan tersebut di atas, konsep 
organisasi Dit TIP terakhir yang saat ini ada di tangan saya dapat dilihat 
sebagai berikut.
 
DIREKTORAT TEKNOLOGI INFORMASI PERBENDAHARAAN
 
       Subdit Pengembangan Teknologi Informasi
a.       Seksi Pengembangan Strategi dan Standardisasi
b.      Seksi Analisis dan Perancangan A
c.       Seksi Analisis dan Perancangan B
 
2.                  Subdit Pengembangan Aplikasi
a.       Seksi Pengembangan Aplikasi A
b.      Seksi Pengembangan Aplikasi B
c.       Seksi Pengembangan Aplikasi C
d.      Seksi Pengembangan Aplikasi D
 
3.                  Subdit Dukungan Operasional
a.       Seksi Dukungan Aplikasi
b.      Seksi Dukungan Perangkat Keras
c.       Seksi Dukungan Perangkat Lunak
d.      Seksi Dukungan Komunikasi Data
 
4.                  Subdit Pengelolaan Basis Data dan Informasi
a.       Seksi Administrasi Basis Data
b.      Seksi Monitoring dan Evaluasi Basis Data
c.       Seksi Rekonsiliasi Data
d.      Seksi Layanan Data dan Informasi 
 
Mari kita bandingkan dengan bagian organisasi DSP yang terkait dengan TI saat 
ini sebagaimana berikut ini.
 
DIREKTORAT SISTEM PERBENDAHARAAN (KHUSUS TI)
 
Subdit Pengembangan Aplikasi
a.       Seksi Pengembangan Aplikasi A
b.      Seksi Pengembangan Aplikasi B
c.       Seksi Pengembangan Aplikasi C
d.      Seksi Pengembangan Aplikasi D
 
Subdit Pengelolaan dan Komunikasi Data
a.       Seksi Administrasi Basis Data
b.      Seksi Pengelolaan Data Elektronik
c.       Seksi Komunikasi Data A
d.      Seksi Komunikasi Data B
 
Subdit Penerapan dan Dukungan Teknologi
a.       Seksi Penerapan dan Dukungan Perangkat Lunak
b.      Seksi Penerapan dan Dukungan Perangkat Keras
c.       Seksi Komunikasi Data A
d.      Seksi Komunikasi Data B
 
Satu hal yang harus kita perhatikan dalam upaya menerapkan best practices  pada 
organisasi Dit TIP (dan semestinya juga pada unit kerja lainnya di lingkungan 
Ditjen PBN) adalah bahwa meskipun seorang Pelaksana secara resmi telah 
ditempatkan pada Seksi A misalnya, namun ia harus siap untuk melaksanakan tugas 
di bawah koordinasi Kepala Seksi B, dan seterusnya, pada Subdit yang sama.  
Dengan kata lain, dalam praktek staf pelaksana pada masing-masing subdit adalah 
“pejabat fungsional” yang tidak selalu menginduk pada Seksi dimana ia 
ditempatkan.  Setahu saya, pola kerja efisien semacam ini dalam praktek sudah 
dilaksanakan oleh banyak instansi Ditjen PBN, baik di kantor pusat maupun di 
kantor daerah.  Meskipun demikian, menurut pendapat saya, Kepala Seksi yang 
dibantu oleh satu-dua stafnya perlu menyusun strategi untuk meningkatkan 
kinerja Seksi secara maksimal. 
 
Hal lain lagi yang menurut saya perlu kita perhatikan adalah peran penting dan 
sekaligus juga tantangan bagi Subdit Pengelolaan Basis Data dan Informasi 
(PBDI) dalam membantu proses penyusunan Laporan Realisasi Anggaran secara cepat 
dan benar dan dalam melakukan upaya improvisasi yang dapat membuat  isi dan 
tampilan situs perbendaharaan menjadi menarik dan bermanfaat untuk dikunjungi.  
Dalam hal ini, saya kira Subdit PBDI membutuhkan bantuan aplikasi yang dapat 
digunakan untuk keperluan monitoring & evaluasi basis data, rekonsiliasi data, 
dan pelayanan informasi kepada publik melalui web.
 
 Last but not least, saya akan senang sekali seandainya dalam upaya membantu 
para operator dan client lainnya di kantor daerah Subdit Dukungan Operasional 
juga memanfaatkan mailing list sebagai sarana komunikasi.     
 
Demikian yang bisa saya sampaikan pada saat ini.  Saya sangat berharap akan 
menerima masukan dan tanggapan dari teman-teman di milis ini.  Semoga masukan 
dan tanggapan tersebut dapat membuat saya menjadi lebih berguna.  Bagi Anda, 
Organisasi dan juga diri sendiri.
 
 
Salam,
Budisan


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

[Non-text portions of this message have been removed]



Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/forum-prima/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/forum-prima/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke