Setuju dengan Endah... Tolong...tolong dan tolong untuk Bapak-bapak pembuat kebijakan, persiapkan segala sesuatunya dengan matang sebelum SPAN di lounching, berkacalah dengan MPN dan aplikasi lainnya yang terkesan terburu-buru. Siapkan perangkat lainnya dengan teliti dan hati-hati. Ujicoba dulu sebelum diterapkan secara nasional. Malu khan...kalau sudah lounching ternyata gagal..... "Lebih baik cepat tapi sukses dari pada lambat tapi gagal"
Salam Layang --- In [email protected], "Endah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], cip cipto <ciptocum@> wrote: > > > SPAN merupakan langkah maju dan pekerjaan besar bagi DJPBN dimasa > depan . Tentu ini pekerjaan besar karena Pak P.Mulia Nasution sewaktu > soft launching MPN menyatakan bahwa MPN merupakan salah satu modul > dalam SPAN. Maka tentunya SPAN akan membawa perubahan yang mendasar > terhadap sistem, prosedur kerja yang tentu harus didukung perangkat > IT,sistem,prosedure dan SDM yang memadai.Oleh karena itu perlu > langkah-langkah strategis dalam menyongsong implementasi SPAN > sehingga pada saatnya diimplementasikan SPAN dapat berjalan dengan > baik. Pengalaman MPN dalam pelaksanaanya banyak hambatan dan > permasalahan. Oleh karena itu SPAN merupakan suatu sistem teritegrasi > yang melibatkan beberapa satker tentu perlu sosialisasi dan uji coba > yang matang agar kasus MPN tidak terulang lagi. Oleh karena itu > melalui forum ini saya harapkan ada pencerahan dari teman-teman > kantor pusat DJPBN untuk memberikan pemahaman tentang SPAN dan > langkah-langkah > > strategis apa yang akan dilakukan oleh DJPBN dan khususnya kepada > Pak Budi Santoso di DSP bisa turut memberikan pencerahan tentang > SPAN. > > > Endah says: > Harapan saya, mudah-mudahan SPAN bukan merupakan penyusunan sistem > dan aplikasi yang "mulai dari nol" lagi, tetapi lebih pada > menyempurnakan apa yang sudah ada selama ini, hanya belum running > well sebagaimana mestinya. > Ada keluhan yang sampai ke telinga saya: > 1. "Aplikasi SAKPA yang terintegrasi dengan SPM saja masih sering > bermasalah, kok mau lebih jauh lagi seperti SPAN" > 2. " MPN yang sudah jalan saja masih bermasalah kok konon mau buat > SPAN yang lebih kompleks lagi" > > Namun demikian, mudah-mudahan, komentar-komentar tersebut justru > dapat menjadi cambuk untuk menghasilkan karya terbaik. Semoga, amin. > > Mohon maaf bila kurang berkenan > > Salam, >
