Sekadar berbagi cerita: Pagi tadi Jumat tgl 8 februari pukul 08.30 WIB saya di seksi Bank/Giro Pos (Bendum) KPPN Pangkalpinang melalui telpon kantor dihubungi orang bernama Yusran. Beliau mengaku staf subbagian mutasi yang meminta saya menghubungi Bapak Yuni Wibowo di nomor 021-3846402/0816987047 (selanjutnya baru saya ingat kalau nomor tersebut adalah nomor yang pernah disampaikan oleh sdr samsul huda).
Kemudian saya menghubungi nomor telp pertama, yang ternyata nomor faks Sesditjen PBN. Selanjutnya saya hubungi nomor kedua. Diujung telpon terdengar suara berat (Saya kira2 beliau berumur diatas 50an, jadi sudah mulai ragu kalo beliau bpk yuni). Beliau mengucapkan selamat atas promosi saya ke kppn pangkalpinang (padahal saya mutasi biasa dari kanwil banda aceh ke kppn pangkalpinang). Juga disampaikan bahwa promosi (kepindahan) saya atas jasanya. Selanjutnya dia mengharapkan timbal balik. Dia nggak minta uang, cuma pinjaman sementara dg nominal Rp10juta yang hari itu juga agar dikirim ke rekening istrinya Sukma Iriani di BNI Kramadjati acc 0073840081. Senin depan uang tersebut akan dikembalikan. Saya sanggupi saja untuk mengirimkan uang yg diminta tadi (walaupun sampai saat inipun nggak saya kirim). sore hari saya dapat kabar dari kawan di banda aceh, bahwa kasi bank/giro pos kppn banda aceh dan kasi bendum di kppn merauke juga dihubungi oleh orang tadi. Saya tunggu2 sampai saat ini orang tadi tidak menghubungi saya lagi untuk konfirmasi pengiriman uang yang dimintanya. Mungkin dalam waktu dekat2 ini kasi bendum yg lagi jadi sasaran, nggak tahu dasar pertimbangannya. Demikian semoga menjadi kewaspadaan kita semua. Salam Rosa....
