Saya mengikiuti diskusi teman-teman mengenai SPAN dan
kelihatannya semua benar-benar bersemangat untuk
mensukseskannya, apalagi penjelasan Pak Bagus yang
menurut saya cukup lengkap. Walaupun ada juga keluhan
akibat pengalaman pada saat penerapan MPN yang
dirasakan kurang persiapan sehingga menimbulkan trauma
bagi kita semua.
Namun ada pernyataan Bapak yang saya rasa kurang pas,
yaitu seolah-olah SPAN itu milik semua Departemen dan
Lembaga. Saya berpendapat bahwa SPAN tetap milik
Departemen Keuangan, namanya juga "sistem
perbendaharaan dan anggaran", sehingga hanya
Departemen Keuangan pemilik dan penaggung jawabnya.
Departemen lain adalah sebagai pengguna yang harus
dilayani oleh Departemen Keuangan.
Dengan demikian maka dalam pengembangan SPAN harus
memperhatikan kebutuhan pengguna, tapi bukan berarti
mereka harus ikut memiliki dan bertanggungjawab untuk
ikut mengembangkannya.
Mungkin pendapat saya salah karena saya tidak membaca
"blue print-nya". Jika Bapak tak keberatan dapat
dikirim via japri karena saya juga ingin tahu seperti
apa maunya SPAN tersebut.
Wassalam,
Tardjani
--- suba sita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mas Donie,
.....
>
> Melihat dari blue print SPAN, kelihatannya sistem
> ini
> jauh lebih besar dari SIKA spt yg dikemukakan oleh
> p.
> Bagus K. Karena ini bukan hanya milik Dep Keu saja.
> Namun demikian perlu di tetapkan suatu kelembagaan
> yg
> harus mengelola sistem ini sekaligus sebagai
> penanggung jawab. Hal yg terakhir ini sangat
> penting,
> namun sering terlupakan.
>
tardjani.blogspot.com
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs