Usulan yang tidak realistis Mas Rahman anda cari sensasi aja,
pemerintah kalau membatalkan atau menunda pembayaran kenaikan gaji
kemungkinan mendapat serangan dari DPR dan berhadapan dengan Jutaan
PNS, saya berada pada posisi tidak setuju pembatalan kenaikan gaji
PNS, Malah saya setuju kalau Kenaikan Gaji 300 %. 
Pemerintah harusnya membuat jalur radikal untuk menghemat anggaran
diantaranya pangkas perjalanan dinas, hilangkan disiminasi, seminar,
sosialisasi, akomodasi atau pertemuan2 yang membebani APBN, monitoring
sejenisnya... dana itu hanya masuk kepada segelintir pejabat-pejabat
saja... (saya heran) setelah saya telaah isi dipa rata2 satker kok
isinya hanya seperti yang disebut diatas itu... Lantas mana untuk
pembangunan secara fisiknya........ YANG KAYA GINI HARUSNYA DIHAPUSKAN
DALAM DIPA


--- In [email protected], Wahono SIP <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> sampeyan itu terlalu idealis, PNS juga rakyat jelata mas, saya
sebagai pns rendahan sangat tidak setuju usulan sampeyan. apapun
alasannya penundaan kenaikan gaji berarti memperpanjang kesulitan
kami, sampeyan gajinya dobel (tunjangannya gede)
>   
> 
> arahman231 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           MENGINGAT:
> 1. Beratnya beban APBN 2008 sebagai dampak membengkaknya subsidi BBM
> akibat kenaikan harga minyak dunia.
> 2. Tidak berhasilnya program konversi minyak tanah ke gas oleh
Pertamina.
> 3. Telah terbitnya PP Nomor 10 Tahun 2008 tentang Perubahan Kesepuluh
> atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.
> 
> 
> 
> MENGUSULKAN:
> 1. Penundaan pembayaran kenaikan gaji tahun 2008 sampai dengan akhir
> tahun anggaran 2008 atau sebelum akhir tahun 2008 manakala beban APBN
> telah memungkinkan untuk dilakukan pembayaran kenaikan tersebut.


Kirim email ke