Yth. Modi, mohon diloloskan.

Miliser semua,

Setelah beberapa postingan tentang "penelepon -gelap- yang mengatasnamakan
Peg.Bagian Kepegawaian",
dan karena adanya dugaan dilakukan "orang dalam" DJPBN, koq jadi merasa
perlu untuk memposting juga.
(posting pertama)

Seperti inilah pembicaraan kami:

Rabu, 13 Feb 2008 lalu, sekitar jam 10 siang,  (lewat telp.Kantor) seseorang
mengaku bernama Yusran, ingin bicara dengan Judika Sirait, Kasi bendum KPPN
Bangko.
Kebetulan langsung aku yg terima, dan kupastikan bahwa akulah yg dia cari.

Beliau memperkenalkan diri dari "kepegawaian pusat", dan minta agar aku
menghubungi Pak Yuni Wibowo, setelah lebih dahulu memperjelas bahwa beliau
(YW) adalah pejabat bagian mutasi pegawai.
Oh ya....
Dengan santainya, aku meminta  agar telp disambung aja dgn  pak YW, toh dari
bagian kepegawaian,  kenapa tidak!!!?<*sebelum di tempatku sekarang, rasanya
waktu 2 tahun di Bagian Kepegawaian cukuplah untuk lebih dari faham situasi
ruangan kami dulu, bahkan semua nomor pesawat dari sentral 3449230, juga
rekan2 pelaksana s.d Bu Anandy, masih hafal*>
Oh, nggak bisa pak, harus Pak Judika yang menghubungi.
Hah.... sana yg perlu atau aku? Bisikku dlm hati, ini pasti yg lagi rame di
milis.
"Yah udah , nanti kuhubungi" sambungku.
Apa bapak sudah tau nomornya, balasnya.
"Sudah, hapal koq, lagian telp kepegawaian khan ada di agenda!"
Bukan pak, itu jarang diangkat, nomor HP aja. (Dia pun memberi 0816987047)
Ok, trimakasih, nanti kuhubungi.
Setelah kucatat, aku bermaksud sedikit memastikan  lagi namanya,
Dengan kalem dijawabnya, nama saya Yusran, staf pak YW bagian mutasi
pegawai.
"Oh ya..... ini bagain kepegawaian yang lantai 2 bukan?"
Bukan pak, lantai 1.
"Bukannya bagian kepegawaian di lantai 2?"
Bukan pak, lantai 2 itu tempatnya pak Dirjen....
Hmmm......  kulanjut dgn nada sedikit keras,
"Heh.... dari dulu, bagian kepegawaian itu di lantai 2, bukan di lantai 1,
Tahu nggak...!!!"

Dalam hitungan detik, telepon pun ditutup.
Seketika tawaku lepas..... Ini *joke *terlucu untukku hari ini mungkin
minggu ini .

Yang ingin aku sampaikan:

1.
Aku tidak terlalu yakin kalau "mereka" adalah orang dalam DJPBN.
Jangankan nomor ruangan, rasanya sulit membayangkan mereka yang berani
mengatasnamakan rekan kita di Bag.Kepegawaian tidak familiar dgn kepegawaian
sendiri. Masa lantai berapa saja gak tahu?
(*yah... sekarang mungkin  jadi tahu*)
Apa iya, ratusan pegawai DJPBN di gedung utama perben, atau di yg Budi Utomo
gak  pernah sekedar lewat atau sekedar dengar bhw Bag.Kepeg Perben ada di
lantai 2 gedung itu?

 2.
Kenapa mereka tau nama pejabat? Nama Pak YW?, atau seluruh pejabat Es III
dan IV KPPN di negeri ini?
Sederhana aja... SK mutasi, tentulah tidak hanya ada di DJPBN semata,
dokumen itu dikirim  ke berbagai unit diluar DJPBN misal Menkeu, 3 Deputi di
BKN, Irjen Depkeu, Biro SDM Depkeu dan Biro Perencanaan dan Keuangan Depkeu.
(Maaf, bukan menuduh)
Trus telp kantor dan nama pejabat?
Buku Agenda dari yg usang sampai terbaru tentulah bukan dokumen dgn tingkat
kerahasiaan tinggi, siapapun bisa '*nemu*" dimana aja, baik tercecer atau
memang sdh tidak dibutuhkan pemiliknya. CMIIW

 3.
Katanya "mereka" tau akan ada SK Mutasi dalam waktu dekat?
Faktanya, siapapun bisa ngomong (gosip) SK mau turunlah... sudah teken
lah.... sudah cetaklah....
Yah memang akan turun... tapi Kapan? Jumat depan? Pokoknya minggu2
inilah.... Eh dipending lagi.... tau dari mana? Adalah... sumber yg bisa
dipercaya.

Sekali lagi... siapapun bisa ngomong, dan tak ada sanksi kalau gak terbukti.

4.
Menurutku... upaya dari bapak yg  mengaku Yusran (dan kroninya) tidak lebih
dari perbuatan untung2an, sama seperti SMS yang kita terima di HP, yg
menyebut  Anda dapat TELKOMSEL Award berupa voucher 40juta, dan bonus TV
Plasma dst...dst...

Dan hanya mereka yang "kebangetan....", mau menindaklanjuti.

Maaf, utk posting yg gak mutu.
Hanya sekedar pendapat.
ttd

Judika Sirait
(ternyata Suku Anak Dalam -kubu-, mirip Didier Drogba juga)

On Thu, Feb 21, 2008 at 7:41 AM, Yangkung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   .......................................
> "masbar_jkt" <[EMAIL PROTECTED] <masbar_jkt%40yahoo.co.id>> wrote:
> >
> ..............................
> .
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke