Kami di Surakarta juga edit kdsatker lewat db rekon (Trbank.dbf). Permasalahan muncul saat qt dah transfer ke Bendum and diposting ma vera,...data kdsatker yang dah qt isi semua,...setelah posting vera jd hilang sebagian. qt betulin lagi di aplikasi bendum (edit nota kredit) n posting lagi oleh vera,...gantian transaksi lain yang hilang kdsatkernya.
benernya aplikasi bendum ato aplikasi veranya yang bermasalah? ato dua2nya? dah gitu, Big Bos maunya LKPP bersih dari '000000'. Gak peduli gimana caranya,... > ESN: > pengalaman saya dulu di kppn jakarta 3 (dulu di seksi persepsi) , > untuk betulin data kode satker dan atau MAP PNBP (yang MAPnya ternyata > berbeda dengan uraian pada SSBPnya), bongkar d_sispennya (database) > hehehe..(waktu disana transaksi harian aja bisa ribuan karena ada 50 bank) > > tapi mengingat skrg udah ga bisa lagi (tp klo bang goodman mo coba > bongkar, kemarin ada yang bilang masih bisa, coba japri mereka aja :) > ), di serui juga ada kasus seperti itu dan cenderung terjadi pada > setoran pajak di bpd papua, klo disini kita perbaiki dari data txt > banknya (artinya harus di input ulang nntinya di aplikasi rekonkppn & > bendum) > > kalo merubah satu persatu2 memang lama banget, jangankan bang goodman > yang ratusan ribu, saya yang cuma 3 bank persepsi/cuma ratusan > penerimaan aja terasa lama dan membosankan sekali, apalagi dg aplikasi > 2008 itu terasa banget, aplikasi 2007 masih sedikit lebih cepat :) > > > nb: memang bongkar database kadang2 memang perlu, apalagi klo > aplikasinya ngga menyediakan menu untuk memperbaiki data dalam jumlah > banyak (yang memang terjadi karena kesalahan pihak lain/bukan kppn), > klo dengan cara konvensional, bisa lamaaaa dan laporan bisa terlambat :) > > > ESN >
