Pertama2, saya mengucapkan terima kasih pada bagian pengembangan kantor pusat, yang telah memprogramkan beasiswa internal ditjen perbendaharaan. Hanya beberapa eselon I yang dapat menyelenggarakan beasiswa intern.
Menyampaikan aspirasi teman-teman yang di daerah sulit aksesnya, akan lebih bijaksana apabila niatan baik bagian pengembangan dalam meningkatkan sumber daya manusia ditjen perbendaharaan untuk MELAKSANAKAN SELEKSI / TES ULANG BAGI PEGAWAI YANG TERDAFTAR KARENA TERBENTUR TRANSPORTASI, tidak bisa mengikuti tes pada tanggal 21 yang lalu. saya berharap untuk dapat dipertimbangkan, terima kasih. > > Bagaimana neh tanggapan dari kanpus (khususnya bagian pengembangan)?Ga > hanya ESN (gimana bro kabarnya disana?) aja loh yg kecewa, tapi masih > banyak pegawai di remote area yg sering merasa "dianiaya haknya" oleh > kanpus akibat kebijakan kanpus yg tidak memperhatikan kondisi pegawai > di remote area. > > Kalo bikin kebijakan tuh juga harus memperhatikan kondisi di daerah > dong.Jangan beranggapan kalo kondisi di daerah tuh sama dengan kondisi > di kanpus.Banyaknya pegawai DJPB yang keluar dari induknya lebih > dikarenakan tidak memperoleh keadilan yang semestinya. Harusnya kanpus > dapat lebih arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan. > > Bukannya bermaksud membuka lembaran masa lalu, tahun kemarin DJPB > pernah membatalkan pengiriman D IV dan DIII Khusus. Concernnya adalah > kanpus mengeluarkan dua kebijakan yang bertolak belakang. Kebijakan > pertama yg dikeluarkan adalah mengijinkan pegawainya ikut seleksi D IV > dan D III Khusus, tapi kebijakan selanjutnya adalah membatalkan > pengiriman peserta yg lulus seleksi. > > Tentunya kalau sedari awal DJPB mengeluarkan kebijakan yg isinya tidak > membolehkan pegawainya ikut seleksi, itu lain perkara. Lah ini kan > mereka udh kadung keluar biaya transport (ada yg harus nyebrang pulau > segala) dan mereka jg telah mengorbankan hak mereka untuk ikut > beasiswa S1 demi mengikuti seleksi D IV dan D III Khusus. > > nb: buat ESN,gw kangen neh sama pijitan loe...^_^
