On Tue, 25 Apr 2000, I Made Wiryana wrote:

> On Tue, 25 Apr 2000, HERMAN wrote:
> 
> > Bukannya di Linux juga gitu, udah tersedia banyak aplikasi yang tinggal
> > make. Masalahnya bukan kalo di Linux kita dapat buat aplikasi sendiri tapi
> > di Windows tidak, itu kan tergantung dari kemampuan seseorang untuk
> > menghasilkan suatu aplikasi (programming).
> 
> 
> > Mungkin yang merupakan kelebihan Linux, karena aplikasi yang dihasilkan
> > orang, kebanyakan disertai source (open source), sehingga kita bisa
> > mempelajari cara dianya membuat program itu. TApi itu kan tergantung orang
> 
> 
> Dalam bahasa teknologi ada yang disebut tingkat "persuasive" dari suatu
> teknologi untuk dipelajari.   
> 
> Biasanya teknologi yang memberikan kemampuan pada pengguna untuk melakukan
> kustomisasi se-"pribadi" mungkin akan memberikan "ikatan" yang lebih kuat
> bagi si user untuk melakukan eksplorasi. 

*mungkin*. sayangnya walaupun orang dengan rambut kepala sama hitam, belum
tentu gitu. di psikologi eksperimental tuh, orang (atau binatang) tuh
dikasih stimulan, abis itu diliat efeknya. stimulan yang sama dapat
menghasilkan yang berbeda.
sama aja ama ini. dikasih teknologi tertentu, belum tentu semua orang
merasa persuaded buat explore lebih jauh, ada yang malah enggan, atau
malah kadang-kadang walaupun mau, tpapi malah keadaannya ga memungkinkan.
contoh pengalaman pribadi saya, saya sempet aga ke-discourage waktu saya
coba red hat linux 5.1 (kernel 2.0.34), terus instalasi x windownya sampe
berbulan-bulan gagal terus, udah gitu sound card saya belum ada drivernya,
dan saya minta ke produsennya, mereka belum punya drivernya.
makin "sebel"-nya, saya nginstallin orang lain selalu berhasil, tapi,
hehe, di komputer sendiri malah gagal terus...
dan lagi, nge-customize windows, .. mmm ralat, nge-personalize windows
sampe ngerubah bentuk button, bentuk window, event-event emangnya gampang?
kita mesti maen-maen ama api-nya, tuh. sult juga, dan ga
semua orang bisa. bukannya ga mungkin, sih. apa jangan-jangan kebanyakan
orang udah puas kali ya ama user interface windows yang standar?

> Nah di sini bedanya "tingkat persuasive" dari Linux dibanding Windows
> untuk mempengaruhi pengguna mempelajari sistem lebih jauh.

dan masalah tingkat persuasif ini bagaimanapun juga tergantung dari
persepsi user juga. saya sedikit ngerti ini, karena saya lagi bantuin
seseorang, mahasiswi psikologi, mengenai masalah persepsi ini. saya
bikinin software buat dia, dan respondennya bakal make software itu.

> Oh iya.. ini juga yang membuat kenapa "HTML" lebih populer dan mendorong
> orang belajar menulis "homepage" dibandingkan sistem HyperText yang
> lainnya.

wah, kalo saya mah pake html buat nulis homepage karena standar. :-) jadi
ya, mau ga mau.


Iman S. H. Suyoto
[EMAIL PROTECTED]


------------------------------------------------------------------------
[EMAIL PROTECTED] - Mailing List (milis) MIKRODATA

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
Website     : http://mikrodata.co.id
FTPsite     : ftp.mikrodata.co.id
Archives    : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/

Milis ini menjadi kontribusi rubrik Konsultasi, Klinik Virus, Opini IT, 
Klinik Linux, dan Antar Pembaca di MIKRODATA, Info Komputer, 
Detikcom (i-Net), KOMPAS Cyber Media (KCM), dan AntiVirus Media.

Kirim email ke