Permisi ikutan koment:)

Ibu SMI saat wisuda STAN 14-10-2008 lalu mengatakan kurang lebih sbb:
- Berpesan pada wisudawan (juga untuk seluruh jajaran depkeu) untuk 
terus meningkatkan kompetensi & mempertahankan idealisme, karena 
saat ini beliau kesulitan untuk mencari orang2 yang kompeten 
sekaligus jujur yang akan menduduki posisi penting di departemen 
keuangan. Yang banyak ditemui adalah orang2 yang kompeten 
namun "nakal" ataupun orang2 jujur namun tidak berkompeten.

Semoga reformasi birokrasi dijalankan dengan konsisten dan 
berkesinambungan agar dapat menempatkan the right man on the right 
place & dengan tingkat objektifitas /transparansi yang dapat 
dipertanggungjawabkan, hingga memberikan mangfaat yang sebesar2nya 
bagi rakyat banyak yang sedang hidup dalam kesulitan.

Salam:)

--- In [email protected], "Yangkung" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mas, saya juga penasaran tentang jabatan-jabatan yang 
> dilelang tersebut. Menurut saya jabatan lebih mengarah 
> kepada amanah yang berawal dari kepercayaan pimpinan. 
> Tetapi, pola pengangkatan pejabat seperti ini memang ada 
> sisi positifnya. Minimal dari sisi si pelamar. Mereka yang 
> berani melamar jabatan tersebut pasti memenuhi prasyarat 
> yang ditentukan. Atau, kompetensinya terpenuhi. Selain itu 
> yang bersangkutan pasti punya beban moral, jika lulus 
> seleksi dan diangkat sesuai jabatan yang dilamar, akan 
> sepenuh hati menjalani dan menjaga kinerjanya. Dari sisi 
> ini integritasnya dapat diharapkan dan itu pula perlunya 
> fit and proper test.
.......................................
> 
>>> > yang ditetapkan dikarenakan merupakan jabatan baru, atau 
> >dikarenakan susah untuk mencari kandidat direktur, atau 
dikarenakan beban kerja yang berbeda, atau hanya merupakan bagian 
dari pilot project reformasi birokrasi.
------------------



Kirim email ke