buat den boedhi, saya numpang comment ya... sebetulnya yang lebih menarik perhatian saya dari pilpres USA kemarin adalah pada saat pengumuman siapa pemenangnya. sikap bijak ditunjukkan oleh kontestan begitu mengetahui mereka kalah atau menang. sang pemenang menyatakan bahwa dia siap untuk bekerja sama dengan lawan yang dikalahkannya dan yang kalah pun menyatakan selamat atas kemenangan rivalnya serta mengajak para pendukungnya untuk terus bersama membangun negara mereka. hal yang sangat kontras terjadi di negara kita, baik pada ranah politik maupun birokrasi pemerintahan. contoh paling mudah diambil adalah pilgub/pilkada atawa pil-pil yang lainnya. ketika kompetisi dimulai mereka sepakat menandatangani pakta untuk menjunjung demokrasi (yang sampai saat ini pun saya tidak pernah setuju akan sistem buatan manusia ini) dan menghargai apapun hasil pemilihan nantinya. siap menang dan siap kalah. namun ucapan tinggal ucapan. ketika mengetahui bahwa mereka kalah, hal pertama yang mereka lakukan bukan mengucap syukur Alhamdulillah karena mereka bebas dari tanggung jawab sebagai pemimpin/kepala daerah dll kepada Allah pada hari akhir nanti dan memberi selamat kepada sang pemenang, namun langsung menebar ancaman untuk mengadukan ke pihak yang berwenang dengan segala milyaran alasan agar putusan KPUD dapat dibatalkan dan membuat kekacauan. sebagai orang kecil adalah wajar apabila kita berpikir apa yang menyebabkan mereka berbuat seperti itu. tujuan menjadi pemimpin sebagai pengemban amanah umat bukanlah prioritas utama. tujuan yang mendasar adalah kekuasaan dan kekayaan serta ego/gengsi agar dapat dipandang "lebih" oleh orang lain. pengeluaran dana kampanye yang telah banyak juga menjadi salah satu pemicu karena apabila kalah maka bagaimana mereka dapat membayar utang untuk mendanai kampanye. sudah saatnya kita mengambil hikmah untuk mulai belajar meluruskan niat sebelum kita melakukan,ketika sedang melakukan dan setelah melakukan sesuatu agar tujuan kita berkarya di departemen keuangan tetap lurus dan selalu menjaga amanah sebagai pelaksana maupun sebagai pejabat serta selalu berada di jalan yang diridhoi Allah. semoga dapat menjadi pencerahan dan mohon maaf buat den boedhi kalo comment saya g nyambung nih...
[Non-text portions of this message have been removed]

