Assalamu'alaykum..... Salam hangat untuk korps Perbendaharaan....
Maap sebelumnya kalo judulnya kurang pas.... Salam reformasi!!!(kaya' dalam pertempuran aja semangatnya...) Sangat dibanggakan melihat Direktorat Jenderal Perbendaharaan saat ini, dengan semangat reformasi birokrasi yang bisa merubah "mind set" para pegawai Korps Perbendaharaan yang baik yang "lulus Asessment" maupun yang "belum lulus Asessment"(saya contohnya udah 2X nyoba namun belum bisa lulus....hehehe) Mungkin curhat dikit yach..... Awalnya reformasi yg didengungkan pada awal2 diadakan asessment pertama kali saya merupakan salah satu peserta yang diperbolehkan untuk mencoba.. Entah apa yang ada dibenak saya, pada saat itu saya masih belum respek.. saya masi menganggap hal itu mungkin tidak berlangsung lama... waktu ujian pun saya selesaikan seadanya...bahkan pada tes yang terakhir saat itu soalnya saya tutup, padahal itu tes kepribadian....(hehehe) dan hasilnya saya sudah bisa tau sebelum pengumuman diumumkan... Seiring waktu yang berjalan, saya liat nampaknya perubahan demi perubahan sudah bisa saya liat dari asessment 1 sampai dengan yang terakhir... meskipun tidak secara keseluruhan sempurna (karena kesempurnaan sejati hanya milik Alloh SWT), Baik dari segi respon pihak satker maupun pihak2 yg menginginkan perubahan besar... cukup menjadi bekal untuk mengakui bahwa KAMI SUDAH BISA BERUBAH.. Reformasi Birokrasi.... Melihat itu semua, saya menyesal tidak bisa ikut menjadi pioner dalam melakukan perubahan yang menurut saya cukup besar... maklum baru tahun 2005 diangkat jadi PNS di Ditjen Perbendaharaan..... Rasa menyalahkan pada diri sendiri pun kadang datang... Gejolak hati pun mulai terasa ketika saya mencoba untuk melakukan seperti yang semestinya harus diperbuat setiap manusia dan itu yang diharapkan dari setiap pegawai yang lulus asessment.. Ketika KPPN pun tepecah menjdai 2 kelompok... KPPN Prima dan KPPN Trima...(hehehe...) karena tidak lulus asessment saya pun masi tinggal di kantor jahiliyah KPPN Trima....yang mind set nya seperti yang kita ketahui.. Saya berusaha melakukan pola KPPN Prima namun saya terpental... mereka menganggap kalo KPPN Prima kan ada TKT kalo kita kan belum sehingga boleh2 aj TRIMA.... meskipun merka seperti itu namun saya bertekad dalam hati kalo semua itu yakin pasti akan berubah dan saya mencoba memulai dari diri saya pribadi.. mumpung belum terlanjur terjerumus lebih jauh... saya pun berharap-harap agar bisa diberi kesempatan untuk yang kedua kali ikut dalam asessment percontohan.... Kesempatan akhirnya datang juga bagi yg belum lulus tahap I diberi kesempatan tahap VI (yg kemaren baru dilaksanakan..) Namun saya sempat gundah, masaalahnya saya sempat tidak diberi kesempatan tahap VI oleh Kanpus dengan alasan saya dalam proses pindah... Memang saya pernah mengajukan pindah pada Desember 2007 dan itu sudah diberi jawaban bahwa saya dipertimbangkan UNTUK TIDAK DIPENUHI pada tgl. 6 Maret 2008 (yang berarti saya ditolak untuk pindah ke Direktorat lain dari KepalaKanwil II Ditjen Perbendaharaan Medan) dan dalam hati saya berkata "Mungkin ini tempat saya mencari Maysakh (nafkah) halal yang ditetapkan Alloh pada saya" dengan pertimbangan Reformasi yg telah bergulir.. Kebetulan sedang DL ke kanwil saya pun mencoba berusha agar bisa ikut dalam asessment tahap VI ini.. Alhamdulilah bagian kepegawaian kanwil membolehkan saya ikut... tp saya tidak tahu apakah pihak kanpus juga menyetujui saya ikut... karena kan Surat Tugas dari Kanpus ada tersendiri... Saya pun tetap ikut asessment tsb... Semalam hasilnya pun diumumkan...dan saya dinyatakan BELUM LULUS karena nama saya tidak ada di dlm pengumuman tsb... Saya sempat sedikit shock...karena kesempatan yang saya nanti2kan sejak saya belum lulus di Tahap I terulang ditahap VI.. Isteri saya pun sempat terkejut memandang perubahan pada wajah saya malam itu...dengan rasa yg mendalam isteri saya pun memegang wajah saya dan berkata" Sudahlah mas, tidak usah terlalu difikirkan, semua itu merupakan yang terbaik yang Alloh berikan pada setiap hamba-Nya, lulus asessment bukan segala2 nya, yang penting mas merupakan yang terbaik bagi saya dan anak2 kita" Saya sempat menangis dalam hati dan merasa bangkit kembali ketika mendengar ucapan isteri tercinta... Tapi yang membuat saya bimbang sampai sekarang masalah status saya diperbendaharaan, Apakah saya tercatat dalam proses pindah atau saya masih dalam Korps Ditjen Perbendaharaan... "Saya memang pernah mengajukan pindah ke unit eselon satu lain, tapi setelah saya melihat bahwa reformasi birokrasi banyak membawa perubahan nilai-nilai yang positif yang tidak terbayangkan sebelumnya saya memilih untuk tetap bersama Ditjen Perbendaharaan". ini kata yang pas yang saya kutip dari tulisan Mas Wahyu Musukhal.. dan saya siap meluruskan bila reformasi berjalan tidak lurus dengan mengangkat "suara" dan/atau "pena". saya cinta kepada Ditjen Perbendaharaan, tapi lebih cinta kepada kebenaran. (ini juga kutipan dari tulisan Mas Wahyu, maap ya mas tak pake maklum belum bisa nulis yang bagus utk mengungkapkan isi hati...hehehee. maksudnya apa yach...pokoknya gitu dech) Saya berharap dari Bagian Kepegawaian Ditjen Perbendaharaan untuk dapat memberikan kepastian status saya sebagai pegawai proses pindah ato tidak. Melihat Reformasi Birokrasi yang dijalankan saat ini, saya nyatakan SAYA CINTA KEPADA DITJEN PERBENDAHARAAN... Jaga terus semangat Reformasi Birokrasi yang ada sekarang perbaiki jika ada kekurangan.... Salam reformasi... dari Sibolga Nauli -Sulis- [Non-text portions of this message have been removed]

