Dalam keadaan "like I'm feel nothing", saya ucapkan selamat kepada teman-teman yang lulus Prima tahap VI. Semoga bisa meng-awak-i KPPN Percontohan tahap VI menuju reformasi birokrasi di institusi kita.
Sesaat setelah menyelesaikan test soft competency, saya sudah merasa gagal dalam assessment kali ini. Kesimpulan dan keyakinan saya tentang soal test competency itu adalah bahwa seseorang akan lulus jika bisa menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya melalui soal-soal sederhana yang ditanyakan. Karena untuk menyelesaikan test tersebut yang diperlukan hanya kejujuran dan konsistensi akan kepribadian, sikap, cara pandang, dan integritas seseorang. Tak perlu berlama-lama berpikir untuk menjawab soal tersebut. Pilih saja jawaban yang memang sesuai dengan diri sendiri. Dan bodohnya saya, saya tidak dapat menemukan jati diri saya sendiri dalam 200 soal yang harus dijawab secara jujur dalam waktu singkat. Entahlah, mungkin saya tidak jujur dan tidak konsisten dalam menjawab atau terlalu lama dipikirkan jawabannya sehingga seakan-akan hendak mencari jawaban yang terbaik. Buat Mas Edi, Mbak Wie, dan Fauzul dari Benteng, Selamat. Semoga ditempatkan di KPPN yang diidam-idamkan. Biarlah saya akan tetap menjaga KPPN Benteng menjadi seperti yang selama ini telah kita bina bersama-sama. Menjaga agar pelayanan kepada stakeholder tetap prima, menjaga agar pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan cepat, tepat, dan akuntabel, menjaga agar LKP dan LKPP kita tetap baik, menjaga moral dan kewibawaan seluruh pegawai, serta menjaga kebersamaan dan persaudaraan selama ini. Selamat juga buat Rifai di Medan dan Ilyas di Bandung. Salam Rahman Tetap menjadi Penjaga Moral KPPN Benteng....

