Akhirnya dapat juga berita yang full versionnya :) kalau setengah-setengah, agak meragukan. Berarti pengalihan profesi bukan wacana lagi ya? tinggal menunggu implementasinya. Mudah2an Menpan salah hitung yang dibutuhkan bukan 512 tapi 178 KPPN x 25 peg = 4.450peg. Kalau 512 berarti 1 KPPN = 2.8764044943820224719101123595506 pegawai, 512 itu angka dari mana ya? apa inget memory komputer di kantornya?
On 03/12/2008, alfian_2506 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Cuma Mau Sharing Versi Full dari berita yang dimaksud : > > Rabu, 03 Desember 2008 21:49 WIB > Dua Juta Pegawai Negeri Dialihprofesikan > Penulis : Ayu > > JAKARTA--MI: Reformasi Birokrasi yang menjadi program Kementrian > Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) hingga tahun 2025 akan > mengalihprofesian 2 juta pegawai di lembaga pemerintahan. Hal itu > disampaikan Menteri Pendayagunaan Taufiq Effendi di Jakarta, Rabu (3/12). > > "Tujuan reformasi ini untuk mencapai birokrasi yang cepat, tepat, dan > murah. Untuk itu diperlukan peralatan yang baik, job analysis, > personal assesment, dan lain-lain. Sebagai contoh KPPN, sekarang > pegawainya 1.540 orang sementara itu setelah pembedahan hanya > dibutuhkan 512 pegawai untuk hasil yang maksimal. Lalu sisa pegawainya > ini akan dilatih dan dialihprofesikan diantaranya sebagai penyuluh > pertanian, kesehatan, dan keuangan," jelas Taufiq. > > Menurutnya pihak pertanian masih membutuhkan 80 ribu tenaga penyuluh > untuk menampung pengalihprofesi ini. Ia juga menampik akan terjadi PHK > akibat proyek ini. Jika mereka menolak, program pensiun dini atau > golden hand shake akan menjadi jalan keluar. > > Adapun perkiraan jumlah yang akan dialih profesi sebanyak 300 ribu > pegawai per tahun dengan total 2 juta pegawai hingga 2025. Untuk saat > ini reformasi birokrasi akan dilakukan di 3 lembaga, yaitu di > Departemen Keuangan, Mahkamah Agung, dan Badan Pemeriksa Keuangan > (BPK). Menurut informasi yang diterima Media Indonesia, proyek yang > sedang berjalan ini membutuhkan biaya total Rp5,1 triliun. > > Namun hal itu dibantah Asisten Deputi Otomasi Administrasi yang juga > merangkap Ketua Tim Teknis Reformasi, Rusdianto. Menurutnya nominal > yang dibutuhkan belum secara detail dihitung karena belum terstruktur > dan mencakup banyak hal. > > "Kalau di BPK butuh Rp365 miliar per tahun," ucap Wakil Pimpinan Tim > Reformasi Birokrasi BPK, Sucipto. (*/OL-03) > > > --- In [email protected], "IRWAN. SST" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Sudah ada yang membaca berita media cetak "Media Indonesia" hari ini? >> >> Sayapun belum, soalnya nggak langganan. Cuma pagi-pagi tadi ada kontak >> gtalk dari teman saya sambil nyuplik berita Media Indonesia hari ini, >> begini katanya : >> >> "kata kementerian PAN dari jumlah pegawai KPPN sebanyak 1540 cuma > dibutuhkan 512 >> sisanya katanya mau dilatih dan dialihkan menjadi penyuluh pertanian, >> kesehatan, dan keuangan >> kalo ga mau jadi penyuluh, yah disuruh pensiun dini" >> >> sambil mensyukuri kepindahannya ke Ditjen Lain. >> >> Ada yang sudah baca full versinya? gimana pula kebijakan kepegawaian >> pusat ke depannya? >> > > >

