Hari ini kepala KPPN Buntok, Pangkalan Bun, Sampit, di telpon orang yang 
mengaku sebagai Sekretaris DJPBN yang ujung-ujungnya minta di transfer uang.

Modus ini sebenarnya sudah usang. Yang di tilpun biasanya kepala kantor yang 
masih baru. Yang mungkin dianggap masih "disoriented". Biasanya diawali dengan 
basa basi menanyakan keadaan di tempat baru, dilanjutkan dengan memberi 
janji-janji manis dan ujung-ujungnya minta duit.

Tahun yang lalu juga, ada telpun dengan modus yang sama. Dan hampir juga makan 
korban, tapi masih di selamatkan YME, sadar.
Modus yang kedua, ketika habis pelantikan dan para Kepala Kantor belum sampai 
di tempat tujuan, kantor yang di tuju sudah ada yang telpon mengaku Ka kantor 
yg baru minta ditranfer dana talangan untuk pindahan. Ada yang kena. Kasubag 
umumnya transfer duit. Ternyata ka yang baru tidak pernah menghubungi.

Kita perlu waspada, kenali suara pemimpin2 kita, tanya sana tanya sini sebelum 
melakukan tindakan. Cek n recek. Kunci yang paling mudah adalah kl UUD pasti 
itu tidak benar alias gadungan.

Selamat bertugas di tempat baru, terutama untuk para Ka Kantor dan waspada. 
Mudah-mudahan bermanfaat. Subasita.


      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke