Nanti tgl 23 Pebruari dimulai absensi hankey, setelah ujicoba 2 bulan-
banyak sekali mungkin cerita-cerita dari berbagai kantor mengenai 
penerapan selama uji coba- terutama mengenai cara mensikapi mesin 
absen tsb oleh para pegawai. Memang mesin tersebut harus mempunyai 
jiwa-bukan sekedar pencatat waktu. dan masalah  limit yg diberikan-
yang tidak ada toleransi, tetapi apakah tidak ada toleransi ketika 
seseorang pegawai tiba2 terlambat misal 30 detik- harus TL, padahal 
terlambat tsb diluar kendali pegawai tsb(kecelakaan dijalan dll). 
Trus bagaimana pegawai yg datang jam 06.30 absen trus pulang dulu 
untuk mandipagi (mungkin-kantor daerah)? 
Bagaimanapun  mesin absensi handkey harus dapat menjadi salah satu 
alat mendorong lebih profesional kita??

Kirim email ke