Dear miliser, Betul sekali apa yang Bapak M Yusuf katakan. Olah Raga (bagi kita2) seharusnya merupakan kegiatan yang menggembirakan dan bertujuan untuk kesehatan.
Kita sendiri yang paling tahu kondisi, kekuatan dan kemampuan tubuh kita. Dalam berolah raga tidak perlu memaksakan diri karena domain kita bukan mencari prestasi melalui olah raga. Bagi temen temen yang belum bisa mengukur kondisi dan kemampuan pribadi silahkan melakukan general check up. Meskipun hasilnya terkadang begitu menakutkan buat kita, paling tidak kita jadi lebih waspada dengan kondisi tubuh kita. Salam Hangat HaBeWe om hendra, obituarymu mampu menggetarkarkan kalbu saya. jauh di dalam hati saya menangis.... --- In [email protected], "Muhamad Yusuf" <hasana...@...> wrote: > .... .Ada pernyataan yang sangat indah dan bijak , > bahwa "Takdir Tuhan itu ada diujung usaha manusia ". > > Menyimak kejadian bahwa almarhum meninggal beberapa saat setelah > bermain futsal dan menurut keterangan tidak menderita sakit, > mengingatkan kita pada beberapa kejadian yang mirip yang menimpa rekan > kita ,yaitu meninggal setelah main tenis, batminton dan bahkan senam > pagi .Pada umumnya pihak medis mengatakan bahwa yang bersangkutan > mengidap penyakit jantung yang kadang-kadang tidak disadari oleh yang > bersangkutan. > Ingat hakekat tujuan olahraga adalah untuk > kesenangan,kebugaran dan persahabatan serta pada akhirnya bisa > meningkatkan kinerja di aktivitas lainnya.. > > Ada batasan maksimal dan minimal denyut jantung yang diperkennakan > untuk menjalankan aktivitas olah raga, untuk itu ada baiknya kita > perhatikan. > > Mudah-mudahan ada manfaatnya, selamat terus berolah raga dan sehat. >

