Assalamu'alaikum wr. wb.

Menambah sedikit dari tulisan pak budisan.  Ada artikel yang saya ambil dari 
media cetak mengenai heat stroke (stroke karena panas), tanda-tanda/gejalanya 
dan tindakan yang dapat diambil.  Selengkapnya berikut copy artikelnya :
  

Waspadai Heatstroke

Musim panas seperti sekarang mungkin membuat Anda sering merasa kelelahan 
bahkan stres. Jangan sepelekan kelelahan karena panas, karena hal ini dapat 
mengakibatkan kematian, karena hal itu merupakan respon tubuh yang berlebihan 
kehilangan air dan garam melalui keringat. 
Tanda-tanda panaslelah adalah banyak berkeringat, wajah pucat, otot kram, tubuh 
lelah, lemah, pusing, sakit kepala, mual dan muntah-muntah, pingsan, kulit 
terasa dingin dan lembab dan napas melemah. 
Jika gejala ini berlanjutan bisa mengakibatkan heat stroke (stroke karena 
panas). Heat stroke yang serius dapat mengakibatkan kematian atau cacat 
permanen.
Heat stroke terjadi ketika tubuh tidak dapat mengendalikan suhu dan gagal dalam 
mengendalikan mekanisme pengeluaran keringat sehingga tubuh tidak bisa tenang. 
Tanda-tandanya, suhu tubuh sangat tinggi (mencapai 41 derajat celcius atau 
lebih tinggi dalam waktu 10-15 menit), kulit memerah, panas dan kering, kepala 
berdenyut, pusing, mual, bingung dan tidak sadar.
Bila gejala itu muncul, minumlah air dingin yang tidak beralkohol, 
istirahatlah, mandilah air dingin, masuk ke ruangan ber-AC dan kenakan pakaian 
tipis nan ringan. Bila suhu tubuh tidak segera turun, perlu bantuan medis 
secepatnya. 
Bila gejala-gejala sudah parah, tindakan medis perlu diambil.


Selamat membaca semoga bermanfaat bagi kita semua yang peduli akan kesehatan.

Wassalamu'alaikum wr. wb.







--- In [email protected], budisan <budisan_2...@...> wrote:
>
> 
> Para Miliser yang budiman,
> 
> Setiap orang menyadari bahwa sehat itu penting, tetapi hanya sedikit saja 
> yang mampu dengan tekun berkomunikasi dengan organ-organ tubuhnya dan merawat 
> mesin tubuhnya.  Ada kecenderungan ketika berusia muda kita terlalu 
> bersemangat untuk mengejar kekayaan dan juga kenikmatan hidup lainnya, tetapi 
> lupa berinvestasi untuk kesehatan kita.  Sebaliknya, ketika berusia tua kita 
> baru belajar mengurbankan kekayaan dan kenikmatan hidup kita dan mulai 
> berinvestasi untuk mempertebal buku riwayat hidup kita.  Terlambat memang, 
> tetapi lebih baik daripada lupa sama sekali untuk memulai.
> 
> Kalau kita menyadari bahwa sehat itu penting, maka selain “kamus bahasa” 
> kita juga perlu ditemani oleh “kamus kesehatan” yang akan menjadi acuan 
> kita dalam merawat mesin tubuh kita.  Di antara sekian banyak “kamus 
> kesehatan” yang tersedia di toko-toko buku, salah satunya adalah “kamus 
> kesehatan” buatan Dr. Hans (Handrawan Nadesul) yang pada tahun 80-an saya 
> kenal sebagai salah satu penyair yang karya puisinya dimuat di majalah sastra 
> Horizon.  Berbeda dengan para dokter koleganya yang pada umumnya memfokuskan 
> perhatiannya pada bagaimana cara menyembuhkan berbagai macam penyakit, Dr. 
> Hans lebih tertarik pada upaya-upaya preventif supaya kita tidak sakit.  Ia 
> berusaha menularkan ilmu-sehatnya kepada kita dengan menggunakan bahasa 
> populer yang sederhana.      
> 
> Sehat itu murah, atau sakit itu mahal, merupakan salah satu bentuk perlawanan 
> Dr. Hans terhadap jargon “Sehat itu mahal” yang telah populer di 
> masyarakat sebelumnya.  “Sehat itu murah” juga merupakan judul buku 
> terlarisnya yang terbit pertamakali pada akhir tahun 2006.  Pada awal tahun 
> 2009 ini telah terbit bukunya yang ke-75 (Resep Mudah Tetap Sehat) yang 
> menurut saya juga layak untuk dijadikan teman hidup dalam merawat mesin tubuh 
> kita.
> 
> Semoga informasi tersebut di atas bermanfaat untuk kita semua.
> 
> 
> Salam,
> budisan
>


Kirim email ke