Para Miliser yang budiman,

Seharusnya “Kartini” di bawah ini saya posting di milis ini dua hari lalu.
Tapi sayang sekali urutan prioritasnya, sesuai ketentuan, masih berada di bawah 
“Peraturan”.  So, tak terelakkan, ia terlambat diterbitkan.

Tapi, kata orang bijak, lebih baik terlambat daripada sama sekali tidak 
dimulai. 
Atau mungkin, itu semua hanyalah mekanisme pembelaan diri (a self-defense 
mechanism)?


Salam,
budisan


MENGENANG KARTINI

Hari ini kukenang Kartini
.    bukan karena ia tak kuasa menolak dipoligami 
.    dan tak mampu menunggang kuda 
.         sambil mengacungkan pedangnya melawan Kumpeni

Tapi hari ini kukenang Kartini
.    karena ia adalah perempuan Bumiputera
.    yang melalui surat-suratnya
.         kita baca pergulatan batinnya melawan tradisi Jawa
.         kita temukan mimpi dan cita-citanya untuk merdeka
.    yang melalui surat-suratnya
.         kita rasakan butir-butir pikirannya mengalir seperti puisi
.         kita renungkan buah pikirannya untuk Ibu Pertiwi  

Hari ini ingin kukenang Kartini
.     karena ia adalah Kartini




      

Kirim email ke