Suatu siang di sebuah kantor pelayanan, ada seorang Bendahara (baru
diangkat nih) datang menghadap kepada salah seorang staff di kantor
tersebut.
Bendahara : Selamat siang Mas... Gimana kabarnya (sambil senyum) ?
Staff : Siang, baik Pak (sambil menyambut jabat tangan bendahara),
Gimana ada yang bisa saya bantu ?.. Oh..kalo gak salah yang bapak
ajukan kemaren baru sore ini akan kita proses... Gimana?
Bendahara : Itulah mas, kira-kira ada masalah gak ?
Staff : Tergantung dari Bapak juga sih, kalo menurut saya sih tidak 
ada...(Tatapannya penuh makan kepada bendahara)
Bendahara : Oh masalah itu sih, sudah saya siapkan. 
(Sebentar bendahara tersebut mengeluarkan map dari dalam tasnya.
Kemudian ada beberapa lembar amplop putih yang kemudian dia keluarkan
dari map tersebut). Maksud mas yang ini kan... Ini tanda terima kasih
dari kami kepada Mas (sambil memberikan satu amplop yang tertulis nama
staff tersebut). Yang kemudian staff itu menyongsong datangnya amplop.
Kemudian sekejap dia meraba ketebalan amplop, karena bendahara baru
terpaksa dia buka dan dia hitung....
Staff : Wah gimana sih bapak, kalo segini sih bapak salah alamat ...
Pantasnya ini buat honorer yang menyusun berkas bapak... (Sambil
tersungut-sungut marah, dia kembalikan amplop tersebut).
Bendahara : oh maaf mas, kalo gitu nih saya tambahkan isi amplopnya. 
Dalam hati bendahara itu berujar, kalo staffnya aja begini gimana atasannya 
ya...

Setelah sekian waktu bergulir, bendaharawan tersebut datang
lagi menghadap kepada kepala kantor dengan alasan mau konsultasi.
Bendahara : Selamat siang Pak...maaf kalo kedatangan saya mengganggu aktifitas 
bapak (sambil senyum) ?
Kepala Kantor : Siang, silahkan masuk pak.. silahkan duduk (sambil menyambut 
jabat tangan rekanan), Gimana
ada yang bisa kami bantu ?.. 
Bendahara : Sebenarnya ada beberapa hal yang akan kami konsultasikan
kepada Bapak.. Kemudian Bapak tersebut mengemukakan segala
permasalahannya. Dan dijawab dengan tuntas oleh Kepala Kantor tersebut.
Setelah selesai apa yang dirasa perlu disampaikan oleh bendahara
tersebut, kemudian 
Bendahara : Terima kasih pak. (Sebentar bendahara tersebut mengeluarkan map 
dari dalam tasnya. Kemudian
ada beberapa lembar amplop putih yang dia keluarkan dari map
tersebut). Ini sebagai tanda terima kasih kami atas konsultasi dan pelayanan 
Instansi Bapak kepada kami....
Kepala Kantor : Wah maaf bapak, sebelumnya kita ucapkan terima
kasih...bapak salah alamat...kita sekarang sedang menjalankan reformasi
birokrasi agar dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada semua
stakeholder. Jadi kami tidak menerima lagi segala macam bentuk
pemberian seperti ini...(Sambil
menolak semua amplop tersebut kepada bendahara). Semua itu bukan karena saya, 
tapi karena semua telah diatur dengan peraturan.
Bendahara : oh saya juga minta maaf Pak, kalo begitu nanti saya
sampaikan cerita ini kepada atasan saya. Semoga semua instansi bisa
seperti ini... No Charge but full service... 
Dalam hati rekanan itu berujar, kalo kepala kantornya aja begini gimana 
staffnya ya...terus kantor yang kemaren pindah ke alamat mana ya......


      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. 
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke