Assalamualaikum wrwb,

Yth semua miliser di manapun anda berada, 

Mungkin buat buat sebagian orang yang belum pernah belajar Manajemen Keuangan 
(MK), sedikit bingung. Tapi buat yang sudah pernah belajar MK tambah bingung, 
seingatku dulu Time Value of Money deh atau nilai waktu dari uang, bukannya 
nilai uang dari waktu. Mungkin ilustrasi ini bisa menggambarkan betapa 
berharganya waktu sampai kadang kita tidak mampu memilih mana yang  
Kisah ini adalah kisah asli dari seorang selebritis dunia, anggap aja JC, yang 
saya modifikasi disana-sini, istilahnya gumpel (gunting dan tempel). 

Ketika JC semakin sibuk dengan pekerjaannya, dia hanya punya waktu sedikit 
untuk keluarga. Pergi pagi, pulang larut malam. Terkadang tidak pulang 2-3 
hari. Semakin asyik dengan pekerjaan, semakin jarang pulang si JC. Apakah 
penghasilannya kurang sehingga JC jarang pulang ke rumah, tidak juga? 
Penghasilannya semakin besar dan tabungannya semakin gemuk. Yang JC rasakan, 
dia seperti menemukan `keasyikan' yang luar biasa dengan pekerjaannya. Semakin 
sulit peran atau pekerjaan yang dia dapatkan, semakin tertantang dia untuk 
memikirkannya di tengah malam, sambil berdiskusi dengan teman-teman 
seprofesinya.

Harga yang harus dia bayar karena sibuk dengan pekerjaannya, walaupun hasilnya 
dia berikan seluruhnya untuk keluarga, adalah surat tuntutan cerai dari sang 
isteri tercinta. JC terhenyak, memikirkan untuk menghentikan semua 
aktivitas/pekerjaannya sementara dan fokus `berdamai' dengan sang isteri. 
Isterinya bergeming, bahasa Betawinya  "afkah lahir memang nggak pernah telat 
dan kurang bang, tapi nafkah batin ini loh, nggak kuat adek terus-terusan 
jablay bang!" begitu kata sang isteri. Setelah berbagai upaya gagal untuk 
menyatukan mereka kembali, si JC harus merelakan sang isteri untuk pergi. 
Jadilah sang selebritis dunia ini resmi menyandang gelar `single parent'

JC tidak ingin hal yang sama terulang kepada putri semata wayangnya. Sang 
selebritis berupaya sekuat tenaga untuk pulang ke rumah selarut apapun malam 
dan sederas apapun hujan. Sang anak senang karena sang ayah berkomitmen untuk 
selalu dekat dengan dirinya. Satu bulan berlalu, dua bulan berjalan, ketika 
bulan ketiga, `penyakit' sang ayah yang ingin selalu memberikan yang terbaik 
untuk pekerjaan kumat lagi. Mulai tidak pulang sehari, dua hari, tiga hari dan 
kadang berbulan-bulan. Sang ayah berusaha mengkompensasinya dengan menghabiskan 
waktunya untuk berkomunikasi lewat HP dengan sang anak.

Suatu hari, setelah berbulan-bulan tidak pulang, JC ingin sekali memberikan 
kejutan buat sang anak. Dia membeli coklat dan boneka Barbie kesukaan sang 
anak. Dengan mantap dia selesaikan semua pekerjaan, dengan tenang dia menyetir 
mobil ke sekolah sang anak. Sekitar pukul 13.00 siang dia menunggu dengan 
tenang si anak sambil berdiri di pintu gerbang Sekolah Dasar sang anak. Ketika 
bel pulang sekolah berbunyi, JC pasang aksi dengan tersenyum lebar menunggu 
sang anak untuk memberikan kejutan. Satu siswa, dua siswa, tiga siswaÂ…sampai 
akhirnya setengah jam berlalu, dan seluruh siswa meninggalkan gedung sekolah, 
sang anak tidak muncul. Senyum di wajah sudah membuat `giginya kering', JC 
mulai kesal dan gusar. Kesal karena kejutannya bisa gagal dan gusar memikirkan 
sang anak mungkin bolos atau kelayapan entah kemana?

JC memutuskan untuk menelpon sang anak  "Sayang, kamu di mana? Ayah nunggu kamu 
dari sebelum lonceng berbunyi loh!" "Ayah mau jemput kamu, kasih kamu kejutan 
terus kita jalan-jalan menghabiskan akhir minggu ini bersama." "Kamu bolos yah, 
nggak masuk sekolah hari ini?" 
Sang anak bingung, sambil terdiam sejenak. Dia bilang  "Ayah di mana?" Sang 
ayah menjawab, "Di depan sekolahmu nak, SD 007 Pagi", sang anak tambah bingung, 
lalu dia berkata pelan, "Yah, aku sekarang sudah SMA yah, sekarang aku 
bersekolah di SMA 008 Pagi". "Haaahhh", JC hampir pingsan saking kagetnya 
menyadari betapa banyak waktunya yang tersita untuk pekerjaan.

"Demi masa, sesungguhnya manusia kerugianÂ….."

Wassalamualaikum Wrwb,

Mudah-mudahan ada manfaatnya.
 
Acep Hadinata


Kirim email ke