Anda juga benar...... Tapi itu merupakan salah satu pernik dari penegakan hukum saat ini. Beda persepsi plus ingin cari selamat masing-masing, sehingga perbedaan persepsi dipertajam agar semua bisa mencari jalan selamat bagi institusi (baca:oknum) masing-masing. Plus lagi...kepentingan politik yang lbih besar. Tapi intinya adalah,masih banyak koruptor yang bersembunyi di negeri ini, dan masih melakukan korupsi di balik baju reformasi birokrasi. Tampil sebagai pahlawan dan tetap korupsi tanpa diketahui rakyat. Msh banyak yg meras rakyat krn rakyatnya terjerat hukum (baik betul2 salah maupun benar tp terkena fitnah). Tp yg harus dicatat adalah Pemimpin adalah Manajer, tugas utama manajer adalah "Mengambil keputusan", ini yg tidak dilakukan Presiden.....Semua ngambang, berantem dewe2....priben..kiye....
________________________________ From: Bayu Biru <[email protected]> To: [email protected] Sent: Fri, November 6, 2009 8:27:20 AM Subject: Re: [Forum Prima] The End of Drama “Cicak dan Buaya” Dear Milisers, Kesan gw stelah liat drama C n B beda bangt dgn pndpt pa budisan. Klo yg pa budisan liat Polri sngaja nutup2i utk mlokalisasi pohon2 yg mo dtebang KPK, yg gw liat sih cuma beda pndpt/cara utk atasi masalah hukum, antara Polri n KPK, yg eskalasiny cpat mluas hingga menyntuh ranah politik. Selain itu, mnrt gw skrg cd drama C n B tuh mash trus brputar. It has not stopped yet. Lalu, apa hikmah lessons yg bsa dpetik dari drama C n B utk kita? Mnrt gw, bibit2 beda pndpt, trutama di kntr pus

