Yth Miliser,
 
Apa yg dibilang Mr Bayu adalah benar, "cd drama C n B tuh mash trus brputar. It 
has not stopped yet." bahkan sekarang masuk kedalam babak baru, babak yang 
lebih seru karena bermula dari kisruh cinta segitiga KPK, Polri, Kejaksaan, 
sekarang tambah pemain MK dan Kepresidenan.

Siapa "salah", siapa "benar" masih merupakan tanda tanya. Sengaja saya memakai 
tanda kutip karena yg bersalah bisa saja tidak bersalah sebaliknya yang benar 
belum tentu mereka benar. Saya juga melihat bahwa drama ini sudah berganti 
sutradara. Alur cerita yg digulirkan sutradara sebelumnya terlanjur melebar 
kemana mana.

Yang malu dari kasus CnB seharusnya seluruh rakyat Indonesia. Drama CnB ibarat 
menutupi bangkai dengan kotoran kerbau. Percuma ditutup tutupi. Karena kedua 
aroma itu akan bersama sama menyebar kemana mana.

Pembunuhan, perselingkuhan, penyuapan, pemerasan, konspirasi, makelar kasus 
itulah wajah yang coba kita perlihatkan ke dunia luar.

Tak heran Tuhan meng-Genocite kita perlahan lahan....tsunami, lapindo, gempa 
(sukabumi/ padang).

Apakah harus menunggu habisnya satu/ dua generasi baru kita dapat memulai babak 
baru berkehidupan kebangsaan yang lebih baik.

seperti kata M Hatta dalam peluncuran ORI:.......dengan demikian tutuplah suatu 
masa.......

Salam Hangat dari Kendari.
HaBeWe  

  
--- In [email protected], Bayu Biru <bayu_1...@...> wrote:
>
> Dear Milisers,
> 
> Kesan gw stelah liat drama C n B beda bangt dgn pndpt pa budisan.  Klo yg pa 
> budisan liat Polri sngaja nutup2i utk mlokalisasi pohon2 yg mo dtebang KPK, 
> yg gw liat sih cuma beda pndpt/cara utk atasi masalah hukum, antara Polri n 
> KPK, yg eskalasiny cpat mluas hingga menyntuh ranah politik.  Selain itu, 
> mnrt gw skrg cd drama C n B tuh mash trus brputar. It has not stopped yet.    
>  
> 

> 
> Klo masalah tdk bsa dslesaikn di bwh, then mari kita mnta atasan kita utk 
> mmutuskn solusinya. Bukankh Ustadz kita slalu katakan bhw tdk ada masalah yg 
> tdk bsa dslesaikn? Gt aja kok repot, kata Gus Dur. Tp mmg, it is always easy 
> to say but hard to do.
> 
> 
> From Bayu Biru with Love
> Ketik I spasi EtS spasi HtD….It is always Easy to Say, but Hard to Do…… 
>           
> 
> 
> --- On Wed, 11/4/09, budisan <budisan_2...@...> wrote:
> 
> From: budisan <budisan_2...@...>
> Subject: [Forum Prima] The End of Drama “Cicak dan Buaya”
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, November 4, 2009, 5:23 AM
> 
> Milisers yang budiman,
> 
> Rasanya tangan saya sudah terlalu kaku karena lama sekali tidak menulis
> di milis ini. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat dan bisa memecah
> rasa sunyi yang telah lama menyelimuti forum diskusi di milis ini. 
> 
> 
> Salam,
> 
> budisan
>


Kirim email ke