Sepakat dengan Pak Kafi. Bahwa jalan rezeki akan terbuka dengan
berusaha. Namun, ada juga kondisi-kondisi tertentu yang turut
menentukan sebuah KSEI dapat mengikuti kegiatan nun jauh di sana,
misal bentuk KSEI, jumlah anggota, posisi KSEI, animo mahasiswa
terhadap organisasi kemahasiswaan, animo mahasiswa terhadap ekonomi
Islam, bentuk perguruan tinggi (kemudahan di universitas beda dengan
sekolah tinggi), sifat organisasi KSEI, dan masih banyak lagi.

Kebetulan saya mahasiswa di sebuah kampus besar dan sebuah kampus
kecil (ndobel gitu). Di kampus besar, wah, mudah sekali... Karena ada
dukungan SDI, dana, kekuatan organisasi, fasilitas, dan sebagainya.
Sedang di kampus kecil, sulit sekali. Salah satu contoh, dalam hal
sponsorship, "nama kampus dan nama organisasi" lebih berperan daripada
"nama personal". Dan masih banyak lagi hal-hal lainnya yang
mempengaruhi. Maka, bagi saya sendiri, mudah bagi yang berada di
kampus besar untuk memotivasi karena backgroundnya yang memang lebih
mudah. Sedang, ketika saya alami sendiri, di kampus keciiilllll
sangatlah sulit minta ampun.

Yup, jalan rezeki harus kita usahakan. Dan terus terang, ketika berada
di kampus kecil, untuk delegasi ke luar kota, kerap harus merogoh
kocek sendiri. Jika memang itu bisa teman-teman lakukan, maka
lakukanlah. Karena itu salah satu bentuk pengorbanan. Namun, jika
merasa berat, maka menurut saya, memang FoSSEI harus memahami
kampus-kampus kecil. 

Coba kita semua mencoba memandang dengan perspektif orang lain,
perspektif kampus lain. Jangan terlalu menjadikan pengalaman pribadi
di kampus sendiri sebagai barometer untuk kampus lain.


Brasto Galih Nugroho
Mahasiswa Kampus Besar dan Kampus Kecil di Yogyakarta


--- In [email protected], "lub ba dala" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> sebenarnya, kalou mau yakin dan MANTAB BE' untuk usaha, 
> rizki itu MIN KHAISU LA YAHTASIB......
> Percaya deh ama firman Allah itu.
> kita KSEI yang miskin ini juga,yang satu tahun hanya dapat 
> anggaran 2 juta untuk semua kegiatan Lembaga Dakwah 
> Fakultas (tidak hanya ntuk KSEI,karena KSEI hanya salah 
> satu bagian dari 5 bagian di LDF) yang jika di kira-kira 
> KSEI kita cuma 400.rb jatahnya (tiap Tahun!!!!)... 
> Alhamdulillah bisa berangkat dari kota dingin kami,Kota 
> Malang Jawa Timur, ke arah Mataram NTB pada Temilnas 
> Fossei dengan 2-3 orang delegasi, ke Arah bandung Jawa 
> barat untuk Munas Fossei, dan selama satu kepungurusan 
> bisa keliling jawa timur untuk nemui temen2 KSEI 
> seperjuangan....bisa gadai acara seminar,temilreg,RTT 
> dsb......
> wis,pokok e, jareNE Cak Emha, GUSTI ALLAH ORA SARE....
> (Kafi,Alumni anggota dan pengurus KSEI ICON FE-UM 
> 2004-2007.... 081914820367)
> 
> On Wed, 9 Jan 2008 04:52:03 -0800 (PST)
>   Muhammad Ibnu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Saudara2ku sekalian nun jauh disana...kalian adalah 
> >bagian FoSSEI. KSEI adalah batu bata penyusun bangunan 
> >FoSSEI. Kami mengerti betapa inginnya kalian yang jauh 
> >disana bergabung dalam pesta pembuatan bangunan da'wah . 
> >Kami pun demikian, ingin kalian datang dan menjadi saksi 
> >perdaban dalam membangun peradaban Islam. Namun, ikhwah 
> >perjuagan ini bth pengorbanan..bukan keluhan. Ibu kalian 
> >masih terlalu muda dan memiliki banyak kekurangan. Apakah 
> >kalian masih menginginkan sbuah mobil mercedez mewah, 
> >padahal ibu kalian untuk menngais 1 butir nasi untuk 
> >kelanjutan detak jantungnya pun kesusahan?Mengertilah 
> >pada ibumu, yang hanya mampu memberikan seteguk ASI untuk 
> >dirimu.....Ibumu selalu merindukan kehadiranmu....
> > 
> > 
> > ----- Pesan Asli ----
> > Dari: Jamaluddin J <[EMAIL PROTECTED]>
> > Kepada: [email protected]
> > Terkirim: Rabu, 9 Januari, 2008 11:47:52
> > Topik: Re: {FoSSEI Kita} FoSSEI.........? Cape 
> >Deh.....@@@#33$$$RpRpRp
> > 
> > 
> > Akhi, bagus skali puisi antum, belajar dimana yaa??? 
> >ajarin dong'kkk....
> > bincang-bincang tentang dana(untuk transportasi ke 
> >acara2 "ibu kita"), ana teringat ketika membahas Risalah 
> >Pergerakan subbab "warna apakah yang kita pilih?" seorang 
> >teman membagikan pengalamannya setelah ia pulang dari 
> >sebuah kabupaten di sul-sel menangani proyek penyusunan 
> >APBD,  kata teman saya itu, kita bisa tau arah politik 
> >ekonomi daerah, apakah kapitalis, sosialis, ataukah 
> >islamis, ketika penyusunan APBD atau pada akhir tahun 
> >untuk menghabiskan anggaran, kemanakah anggaran itu 
> >dihabiskan?? setelah bercerita panjang lebar,  teman saya 
> > ini kemudian melemparkan pertanyaan, seandainya kita 
> >duduk di deretan orang yang menyusun anggaran, warna 
> > politik ekonomi apa yang kita pilih, apakah sosialis, 
> >kapitalis ataukah islamis. Semua kita, pasti memilih yang 
> >terakhir:ISLAMIS. Ia kemudian kembali bertanya, bagaimana 
> >cara kita mengimplementasikan nya, anggaran2 apa saja 
> >yang kita biayai?? lanjut sang teman, ustadz kita (ana 
> >kurang tau kalo di pusat) yang
> > duduk di dewan, sangat pandai mengkritik, pintar, 
> >cerdik, sangat pintar, tapi tidak ada solusi yang 
> >ditawarkan, mereka juga masih awam  anggaran, bahkan 
> >sangat awam (mungkin kalo fiqh dakwah, ceritanya pasti 
> >beda). Saya kemudian bertanya pada diri saya (kita semua) 
> >jika kita di posisi itu, kemanakah anggaran itu berputar, 
> >apakah kita pandai membaca anggaran??? teman tersebut 
> >kemudian memberi saran, mungkin kita juga perlu belajar 
> >membedah anggaran,liku- likunya dan lain sebagainya, 
> >bukan cuma ekonomi Islam, sekarang tahapan dakwah kita 
> >kian meninggi, sebentar lagi pengelolaan negara, kalo 
> >mengelola anggaran, kita masih dipermainkan, jangan 
> >pernah bermimpi mengelola negara. jadi anggota dewan 
> >(bukan bermaksud mengejar jabatan ya, tapi profesional, 
> >pada saat penyusunan anggarankan, KSEI antum-kita-bisa 
> >kena cipratannya, dari pada lari ke organisasi lain. )
> > Akhi, biarlah "ibu kita" dengan "pakaian 
> >pestanya".mungkin bukan rejeki antum ikut "pesta-pestanya 
> >ibu", tapi mudah-mudahan adik-adik antum kelak di 
> >kemudian hari, seperti imam syahid yang "tak pernah 
> >merasakan apa yang telah dibangunnya" . bekerjalah kamu 
> >niscaya Allah, Rasulnya serta orang-orang yang beriman 
> >akan menjadi saksi
> > 
> > barep_hay <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:
> > biarpun kami berada jauh di seberang pulau,
> > bukankah kami bagian dari FoSSEI?
> > 
> > biarpun kami tak memiliki roda untuk mengantarkan kami 
> >ke kota Gudeg,
> > bukankah kami adalah bagian dari FoSSEI?
> > 
> > jika yang berhak mengikuti acara 2 nasional adalah KSEI 
> >yang mampu,
> > bukankah seyogyanya, forum silaturahim ini dapat 
> >membantu anggotanya 
> > yang kurang bahkan tidak mampu??
> > 
> > tapi kenapa, saya, ah bukan, kami,
> > tak merasakannya.
> > tempat kami memang terpencil, ah tidak, kami dekat 
> >dengan ibukota
> > tapi kami tak merasakan ada ibu yang membimbing dan 
> >mengembangkan 
> > diri kami.
> > 
> > Bukankah FoSSEI ada, karena adanya KSEI - KSEI yang 
> >berdaya.
> > lalu mengapa KSEI-KSEI yang belum berdaya, merasa 
> >tertinggal jauh.
> > sementara, acara2 yang ibu kami adakan adalah acara2 
> >nasional yang 
> > tiap tahunnya berpindah tempat, dan itu memakan biaya 
> >besar.
> > 
> > bukankah untuk terbang ke sana, memerlukan senjata.
> > yang kami tak punya.
> > 
> > ah, mengeluh!
> > benci aku atas kata ini.
> > ibu, kami hendak bertanya, apakah kerjamu hanya 
> >mengadakan event2 
> > nasional,,,, yang kami harus datang....?
> > jika tak datang, maka kami bukanlah anggotamu, bukan 
> >anakmu.
> > jadi engkau hanya bisa dikunjungi oleh orang2 yang kaya, 
> >yang punya 
> > uang, yang bisa terbang ke seluruh indonesia. sementara 
> >kami, atau 
> > rakyat indonesia. tak mengenal apa itu FoSSEI. tak 
> >mengenal apa itu 
> > ekonomi islam.
> > 
> > maaf ibu, mungkin saudara2ku akan memprotes keluhanku 
> >ini.
> > "tidak benar! tidak begitu! kami mempunyai visi 
> >membumikan ekonomi 
> > islam!"
> > bahkan mungkin, engkau pun berkata begitu, "ibu"
> > 
> > kami ingin merasakan kasih sayang seorang "ibu"
> > yang tidak hanya ingin didatangi
> > tapi juga mendatangi kami.
> > 
> > kami rindukan itu
> > kami rindukan visimu yang mulia,
> > 
> > maafkanlah kami, ibu
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Looking for last minute shopping deals? Find them fast 
> >with Yahoo! Search.
> > 
> > 
> > 
> >      ________________________________________________________ 
> > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di 
> >bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di 
> >http://id.answers.yahoo.com/
> 
> 
> 
>
----------------------------------------------------------------------------------------
> 
> "Asah Pengetahuanmu dengan mengikuti Makasar Cyber Netkuis di 
> http://netkuis.telkom.net/";
> 
> (khusus pelanggan TelkomnetInstan dan Speedy Makasar 
> [kode area 0410, 0411, 0418, 0413, 0481, 0482, 0414, 0417 dan 0419]).
> 
> Menangkan Laptop, Desktop, Kunjungan ke ITB, HP Flexi dan voucher 
> perdana IVAS di akhir periode (10 November 2007 - 10 Januari 2008)."
> 
>
-----------------------------------------------------------------------------------------
>


Kirim email ke