Sebelumnya saya yang paling depan untuk menghadapi sapa saja yang mau 
membubarkan fossei. Ingat Fossei itu organisasi keilmuan, bukn organisasi 
terlarang apalgi masuk daftar hitam polri atau daftar SKB 3 MENTeRI.
  Sebenarnya bukan Fossei yang harus dibubarkan, tetapi cara berfikir dn proses 
yang ada di kepengurusan Fossei. 
  SAYA BUKAN JAGOAN ATAU BAK PAHLAWAN, Tapi saya berkeinginan untuk berfikir 
bersama-sama untuk memajukan fossei.
  semoga aja Munas kedepan melahirkan sosok kepngurusan yang lebih baik lagi.
  Salam
   
  HAKIM
  Alumni Fossei
  JOGJAKARTA AREA.
  

Hakimbao <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
                    ASLKM,......

SEKEDAR URUN REMBUG AJA

SELAMA SETAHUN INI ANE MENGAMATI DAN MERISET KECIL-KECILAN MENGENAI FOOSEI
KESIMPULAN YANG ANE DAPET ADLAH

1.. DARI SEGI KEORGANISAIAN FOSSEI INI TIDAK ADA KEMAJUAN....CUMA BIKIN CAPEK 
AJA....LIHAT SAJA SELAMA SETAHUN INI KERJA PRESNAS TIDAK OPTIMAL DAN TERKESAN 
SEBAGAI KEGITAN KEDUA.....
2. DARI SEGI KEILMUAN FOSSEI MASIH KURANG......
3.... MENDINGAN DIBUBARKAN SAJA KALO PENGURUS HARIANNYA MASIH SETENGAH 
SETENGAH....


HARAPANNYA KEDEPAN FOSSEI LEBIH BAIK DARI SEKARANG...BAGI TEMEN TEMEN YANG AKAN 
IKUT MUNAS HARAP MEIKIRKAN MATANG-MATANG TENTANG APA YANG AKAN DIPERSEMBAHKAN 
UNTUK FOSSEI


SILAHKAN RENUNGKAN

SALAM PERJUANGAN.......

--- On Tue, 6/24/08, Hakim Hakim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  From: Hakim Hakim <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: {FoSSEI Kita} Terlalu mewah dan budaya MUNAS
To: [email protected]
Date: Tuesday, June 24, 2008, 1:45 PM

      
  Salam.
  mau urun rembug aja deh.
  Masalah munas ataupun temilnas sering bayank problema.
  Yang sering paling mendasar adalah Problema DANA.
  Jujur saya sebagai alumni FoSsei juga pernah mengalami hal yang sama seperti 
itu. Dana adalah masalah yang paling besar. 
  . Namun Alangkah baiknya Pihak panitia seharusnya memberikan Alternatif yang 
yang tidak merugikan potensi para calon Peserta, 
  Mungkin Panitia ini harus sering belajar setiap pengalaman munas yang oernah 
ada. Saya pernah ikut 2 munas yanitu di bandung UNPAD dan di Surabaya. Namun 
yang paling mengesankan adalah nilai ekonomis yang ada di Munas bandung. 
Melihat t4 kegiatan sudah kelihatan ekonomis dan tidak memakan biaya banyak, 
Tpai yang terjadi di surabaya dan Calon Tempat munas di malang maping areanya 
kacau. 
  \Coba aja dengan wilayah 1 tempat pastilah dana pengeluaran bisa ditekan dan 
peserta tidak akan terbebani dengan nilai besarnya kontribusi. Sebenarnya apa 
to yang amau dilakukan di MUNAS???? Meningkatkan Nilai Perjuangan FOSSEI ATAU 
SEKEDAR GENGSI AJA. 
  Semoga MUNAS SUKSES dengan Hasil yang Membangun cita-cita luhurnya , bukan 
malah menambah beban dari cita-citanya
   
  Semoga masukan ini bisa menjadi perhatian
   
  Hakim
  Alumni FoSSei Jogjakarta
   
   
   
  

fahrurrazi ar-razi <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
              sepakat, apakah hanya orang2 kaya yg bisa ikut FoSSEI, coba 
perhatikan pegiat FoSSEI tidak semuanya kaya.

--- On Sat, 6/21/08, agus wafa <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
  From: agus wafa <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: {FoSSEI Kita} harap dijadikan pertimbangan untk panitia munas
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Saturday, June 21, 2008, 8:33 AM

              assalamu'alaikum

salam perjuangan.. ..
ikhwati fiddin

ini adlh salah satu suara yang mungkin dirasa harus diperhatikan oleh panitia 
munas.. ada beberapa temen ksei di jogja yang sebenarnya ingin sekali 
berpartisipasi untuk mengikuti MUNAS di malang tgl 13-16 nanti... akan tetapi 
ironinya bahwa setelah memperhatikan angka mutlak 300.000 itu pun yang akhirnya 
mengurungkan niat temen2 seperjuangan di jogja.. lantas apakah tidak ada 
alternatif lain untuk mengatasi masalah tersebut seperti dengan membebaskan 
pembayaran (ato mengurani pembayaran) tersebut dengan syarat hanya mengikuti 
rangkaian kegiatan munas FoSSEI saja.. atau memang tidak diperkenankan 
mengikuti munas hanya karena tidak bisa membayar 300.000.. 

lantas apa bedanya FoSSEI dengan lembaga pendidikan dan rumah sakit yang harus 
meminta pasiennya untuk membayar dengan harga mahal (menurut orang miskin) 
sehingga hanya orang-orang "kaya" yang bisa menikmati fasilitas itu...? padahal 
untuk merubah paradigma dan praktik itulah FoSSEI ada..!!!!

yah.. kalau diterima usulan ini maka saya memohon ampun kepada Allah, karena 
mungkin nantinya digunakan dengan tidak semestinya. namun apabila tidak 
diterima entah berapa KSEI yang hadir dan berperan aktif pada MUNAS 
(mudah-mudahan tetap banyak_Amin) ..
sebelumnya saya mengucapkan terima kasih sudah membaca usulan ini..

wassalam....

salam pejuang ekonomi Islam








  
  
---------------------------------
  Dapatkan alamat Email baru Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!  






                           

       
---------------------------------
 Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist.   Download sekarang juga.

Kirim email ke