Asw.wr.wb.
Ikhwah fillah...
Pembubaran bukan suatu solusi...
Trus, dalam hal ini kesalahan bukan pada permasalahan mahal tidaknya suatu 
acara yang akhirnya di kembalikan kepada panitia daerah.
Yang masalah adalah Regenerasi di FoSSEI yang harus diperhatikan.
Sekali lagi saya tekankan....dalam hal ini yang diperlukan adalah jaringan 
FoSSEI yang harus diperbaiki.
dan dalam hal ini peran Presnas sangat dibutuhkan.
Sebenarnya banyak Pengusaha, Politisi, Akademisi di Jakarta dan kota2 lain yang 
mau berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah.
Tapi yang saya amati para petinggi FoSSEI belum bisa melakukan pendekatan 
kepada steakholder tersebut sehingga untuk mencari dana dari mereka tidak 
tercover. padahal kalo ini ditangani dengan baik pasti akan berimbas pada 
kontribusi MUNAS menjadi Murah karena tersubsidi dari para steakholder tersebut.
Begitu bro...........
WAB.
Wass.

--- On Fri, 6/27/08, Hakimbao <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Hakimbao <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: {FoSSEI Kita} BUBARKAN AJA.... FOSSEI
To: [email protected]
Date: Friday, June 27, 2008, 4:34 PM










    
            ASLKM,......

SEKEDAR URUN REMBUG AJA

SELAMA SETAHUN INI ANE MENGAMATI DAN MERISET KECIL-KECILAN MENGENAI FOOSEI
KESIMPULAN YANG ANE DAPET ADLAH

1.. DARI SEGI KEORGANISAIAN FOSSEI INI TIDAK ADA KEMAJUAN.... CUMA BIKIN CAPEK 
AJA....LIHAT SAJA SELAMA SETAHUN INI KERJA PRESNAS TIDAK OPTIMAL DAN TERKESAN 
SEBAGAI KEGITAN KEDUA.....
2. DARI SEGI KEILMUAN FOSSEI MASIH KURANG......
3.... MENDINGAN DIBUBARKAN
 SAJA KALO PENGURUS HARIANNYA MASIH SETENGAH SETENGAH....


HARAPANNYA KEDEPAN FOSSEI LEBIH BAIK DARI SEKARANG...BAGI TEMEN TEMEN YANG AKAN 
IKUT MUNAS HARAP MEIKIRKAN MATANG-MATANG TENTANG APA YANG AKAN DIPERSEMBAHKAN 
UNTUK FOSSEI


SILAHKAN RENUNGKAN

SALAM PERJUANGAN.. .....

--- On Tue, 6/24/08, Hakim Hakim <hakim_center@ yahoo.co. id> wrote:
From: Hakim Hakim <hakim_center@ yahoo.co. id>
Subject: {FoSSEI Kita} Terlalu mewah dan budaya MUNAS
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Tuesday, June 24, 2008, 1:45 PM







    
            Salam.  mau urun rembug aja deh.  Masalah munas ataupun temilnas 
sering bayank problema.  Yang sering paling mendasar adalah Problema DANA.  
Jujur saya sebagai alumni FoSsei juga pernah mengalami hal yang sama seperti 
itu. Dana adalah masalah yang paling besar.   . Namun Alangkah baiknya Pihak 
panitia seharusnya memberikan Alternatif yang yang tidak merugikan potensi para 
calon Peserta,   Mungkin Panitia ini harus sering belajar setiap pengalaman 
munas yang oernah ada. Saya pernah ikut 2 munas yanitu di bandung UNPAD dan di 
Surabaya. Namun yang paling mengesankan adalah nilai ekonomis yang ada di Munas 
bandung. Melihat t4 kegiatan sudah kelihatan ekonomis dan tidak memakan biaya 
banyak, Tpai yang terjadi di surabaya dan Calon Tempat munas di malang maping 
areanya kacau.   \Coba aja dengan wilayah 1 tempat pastilah dana pengeluaran
 bisa ditekan dan peserta tidak akan
 terbebani dengan nilai besarnya kontribusi. Sebenarnya apa to yang amau 
dilakukan di MUNAS???? Meningkatkan Nilai Perjuangan FOSSEI ATAU SEKEDAR GENGSI 
AJA.   Semoga MUNAS SUKSES dengan Hasil yang Membangun cita-cita luhurnya , 
bukan malah menambah beban dari cita-citanya     Semoga masukan ini bisa 
menjadi perhatian     Hakim  Alumni FoSSei Jogjakarta           

fahrurrazi ar-razi <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:              sepakat, apakah 
hanya orang2 kaya yg bisa ikut FoSSEI, coba perhatikan pegiat FoSSEI tidak 
semuanya kaya.

--- On Sat, 6/21/08, agus wafa <[EMAIL PROTECTED] com>
 wrote:
  From: agus wafa <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: {FoSSEI Kita} harap dijadikan pertimbangan untk panitia munas
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Saturday, June 21, 2008, 8:33 AM

              assalamu'alaikum

salam perjuangan.. ..
ikhwati fiddin

ini adlh salah satu suara yang mungkin dirasa harus diperhatikan oleh panitia
 munas.. ada beberapa temen ksei di jogja yang sebenarnya ingin sekali 
berpartisipasi untuk mengikuti MUNAS di malang tgl 13-16 nanti... akan tetapi 
ironinya bahwa setelah memperhatikan angka mutlak 300.000 itu pun yang akhirnya 
mengurungkan niat temen2 seperjuangan di jogja.. lantas apakah tidak ada 
alternatif lain untuk mengatasi masalah tersebut seperti dengan membebaskan 
pembayaran (ato mengurani pembayaran) tersebut dengan syarat hanya mengikuti 
rangkaian kegiatan munas FoSSEI saja.. atau memang tidak diperkenankan 
mengikuti munas hanya karena tidak bisa membayar 300.000.. 

lantas apa bedanya FoSSEI dengan lembaga pendidikan dan rumah sakit yang harus 
meminta pasiennya untuk membayar dengan harga mahal (menurut orang miskin) 
sehingga hanya
 orang-orang "kaya" yang bisa menikmati
 fasilitas itu...? padahal untuk merubah paradigma dan praktik itulah FoSSEI 
ada..!!!!

yah.. kalau diterima usulan ini maka saya memohon ampun kepada Allah, karena 
mungkin nantinya digunakan dengan tidak semestinya. namun apabila tidak 
diterima entah berapa KSEI yang hadir dan berperan aktif pada MUNAS 
(mudah-mudahan tetap banyak_Amin) ..
sebelumnya saya mengucapkan terima kasih sudah membaca usulan ini..

wassalam....

salam pejuang ekonomi Islam



 
        Dapatkan alamat Email baru Anda!  

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
      


         
        
        


      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke