saya cuma ingin mengajak kita merenung, berpikir ulang, dan meredisain our mind 
n our spirit.



Seberapa jauh perjuangan yang telah kita kerahkan untuk

menegakkan ekonomi syariah. Perjuangan yang kita salurkan melalui

fosssei sebagai satu-satunya organisasi ekonomi syariah di

indonesia atau bahkan mungkin di dunia.



Akhir-akhir ini, menjelang munas, banyak selentingan dan kabar

menggugat eksistensi fossei. Ada yang pro dan ada yang kontra. ada yang

cuek dan ada yang berusaha membela.



Sebenarnya keduanya mempunyai keinginan sama yakni menjadikan fossei

organisasi terdepan yang memang benar-benar terorganisir dan

profesional..



Saat ini,,, saya atau kita semua sepakat bahwa Fossei masih jauh dari

kesempurnaan. Banyak hal yang harus diperbaiki, baik secara organisasi

maupun para pelaku yang bermain didalamnya...



Saya merasa bahwa FOSSEI selama ini masih saja diduakan

oleh para pejuangnya (sebagian,,, kalo gak semua) . kok bisa...?

maksudnya...?



Seringkali saya menghadiri rapat fossei atau agenda semisalnya, tapi 
banyakteman-teman yang uzur dengan berbagai alasan



Saya tidak tahu alasan yang pasti, yang jelas ada alasan yang dapat

diterima ada pula yang tidak. Salah satu alasan yang sering didengar

adalah kesibukannya pada organisasi lain. Sebut aja LDK, Kammi, HMi or

lainnya deh.



Alasan ini ada benarnya, masak kita nggak boleh aktif di 2 organsisai



Saya rasa sah-sah saja. tapi yang perlu kita renungkan dan kita

pikirkan mengapa sih diantara sekian organisasi yang

dijalani,kok FOSSEI di nomor DUA- kan, atau di nomor tiga-kan, nomor ke-Empat, 
bahkan tidak ada dalam benak kita. 



Apakah Fossei Menjenuhkan, membosankan, kurang menarik, atau kitanya yang emang 
kurang sreg dengan Fossei



Gimana FOSSEI mau maju kalo rakyatnya aja menduakannya...!



Bravo FOSSEI... maju terus... Semoga MUnas membawa perubahan..


      

Kirim email ke