Kuncinya Loyalitas....
Sebuah organisasi tanpa sebuah loyalitas. organisasi akan selalu dinomorduakan
tanpa sebuah loyalitas.
Loyalitas dapat dibentuk salah satunya dengan sebuah sistem perkaderan yang
mantap.
dan ini yang belum dimiliki oleh FoSSEI.
Inilah PR bagi FoSSEI yang harus di bahas pada saat MUNAS.
WAB.
--- On Wed, 7/9/08, nasher akbar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: nasher akbar <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: {FoSSEI Kita} FOSSEI: ORGANISASI YANG DI N0MER.- 2 - KAN
To: [email protected]
Date: Wednesday, July 9, 2008, 2:01 PM
saya cuma ingin mengajak kita merenung, berpikir ulang, dan
meredisain our mind n our spirit.
Seberapa jauh perjuangan yang telah kita kerahkan untuk
menegakkan ekonomi syariah. Perjuangan yang kita salurkan melalui
fosssei sebagai satu-satunya organisasi ekonomi syariah di
indonesia atau bahkan mungkin di dunia.
Akhir-akhir ini, menjelang munas, banyak selentingan dan kabar
menggugat eksistensi fossei. Ada yang pro dan ada yang kontra. ada yang
cuek dan ada yang berusaha membela.
Sebenarnya keduanya mempunyai keinginan sama yakni menjadikan fossei
organisasi terdepan yang memang benar-benar terorganisir dan
profesional. .
Saat ini,,, saya atau kita semua sepakat bahwa Fossei masih jauh dari
kesempurnaan. Banyak hal yang harus diperbaiki, baik secara organisasi
maupun para pelaku yang bermain didalamnya.. .
Saya merasa bahwa FOSSEI selama ini masih saja diduakan
oleh para pejuangnya (sebagian,,, kalo gak semua) . kok bisa...?
maksudnya... ?
Seringkali saya menghadiri rapat fossei atau agenda semisalnya, tapi
banyakteman- teman yang uzur dengan berbagai alasan
Saya tidak tahu alasan yang pasti, yang jelas ada alasan yang dapat
diterima ada pula yang tidak. Salah satu alasan yang sering didengar
adalah kesibukannya pada organisasi lain. Sebut aja LDK, Kammi, HMi or
lainnya deh.
Alasan ini ada benarnya, masak kita nggak boleh aktif di 2 organsisai
Saya rasa sah-sah saja. tapi yang perlu kita renungkan dan kita
pikirkan mengapa sih diantara sekian organisasi yang
dijalani,kok FOSSEI di nomor DUA- kan, atau di nomor tiga-kan, nomor ke-Empat,
bahkan tidak ada dalam benak kita.
Apakah Fossei Menjenuhkan, membosankan, kurang menarik, atau kitanya yang emang
kurang sreg dengan Fossei
Gimana FOSSEI mau maju kalo rakyatnya aja menduakannya...!
Bravo FOSSEI... maju terus... Semoga MUnas membawa perubahan..