--- In [email protected], Farizal AlBoncelli <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hmmm.... kenapa baru kepikiran sekarang dia yah? padahal ekonom2 islam dah dari dulu koar-koar masalah itu... apa emang butuh "tamparan Tuhan" dulu baru pada nyadar yah? Yah.. semoga aja ini bukan menjadi alat kampanye dia menjelang pilpres 2009 > > FARIZAL ALBONCELLI In tansurullah yansurukum wayu sabit akdamakum > Blog: alboncelli.multiply.com, FS: [EMAIL PROTECTED] > Mobile : 0856 9171 4916, 0812 1850 4728, 021 950 42948 > > --- On Mon, 11/3/08, gilang wardana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: gilang wardana <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: {FoSSEI Kita} SBY Wacanakan Mata Uang Tunggal Dunia > To: "fossei" <[email protected]>, "kunang kunang" <[EMAIL PROTECTED]>, "kammi" <[EMAIL PROTECTED]>, "gema babussalam" <[EMAIL PROTECTED]>, "bocah rusuh" <[EMAIL PROTECTED]>, "ldk syahid" <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Monday, November 3, 2008, 9:35 PM > > > > > > > > > > > > JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengusulkan perlunya mata uang tunggal dunia (single global currency) untuk mencegah terjadinya krisis keuangan global. > > ?Barangkali, suatu saat dunia memerlukan one single global currency, > agar tidak ada krisis nilai tukar, agar uang tidak diuangkan, > diekonomikan, dan berubah fungsinya dari nilai tukar,? ujar Presiden > Susilo Bambang Yudhoyono, dalam Orasi Ilmiah Sidang Terbuka, Institut > Pertanian Bogor sekaligus Dies Natalis IPB ke-45, di kampus IPB > Darmaga, Bogor, Selasa (4/11/2008). > > Menurut Presiden, mata uang tunggal diperlukan agar tidak jadi gelembung perekonomian (bubble economy). Dia mencontohkan, akibat dari bubble economy, perekonomian Amerika Serikat menjadi jatuh. > > ?Tingkat currency global, itu harus dipikirkan oleh ekonom-ekonom kita. Kalau market > transparan, spekulasi tidak semudah itu. Tapi, kalau informasi tidak > merata, orang bisa ditipu, spekulasi jalan terus, membahayakan nilai > masa depan, itu buble economy. Bagaimana mungkin? AS yang ekonominya kuat, jatuh gara-gara bubble economy,? tutupnya. > (www.okezone. com) > > Mudah2an bukans sekedar wacana... > bisa ga Indonesia memperjuangkannya? > > > > New Email addresses available on Yahoo! > > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. > > Hurry before someone else does! >
Assalamualaikum menarik memang melihat perkembangan wacana dinar dan dirham yang insyaAllah bukan sekedar lagi wacana di pelbagai artikel dan media but sampai kapankah rakyat Indonesia menanti dan sabar menanti lahirnya sistem ekonomi dan politik yang berkeadilan dan menunjuang terwujudnya cita-cita Indonesia sebagai negeri yang makmur, sentausa dan sejahtera

