Stagnan karena memang kita kehabisan akal untuk berfikir kreatif. Ide2 apa saja 
yang bisa dijabarkan dalam suatu kegiatan. Paling2 bikin seminar2, talkshow, 
pelatihan dll.. setelah itu tidak ada followip yang jelas. Konsep-konsep yang 
indah hanya berada di atas meja saja tidak bisa diaplikasikan di tataran 
teknis, ehm... tidak bisa atau tidak ada yang bisa yah? Menurut saya sekarang 
bukan saatnya lagi untuk perbanyak rapat, sekarang untuk waktunya bergerak atau 
apakah memang sudah kebanyakan kader dan kenyamanan dalam berdakwah sehingga 
sulit (atau sumpek) untuk bergerak? Bagaimana dengan adik2 kita di 
SMA/sederajat? bisa di garap? atau memang sudah ada yang menggarap? Butuh 
followup negh!  kekurangan SDM? bukan bermaksud sombong... tapi silahkan 
hubungi rekan2 SEBI, beberapa waktu yang lalu hampir 50 orang calon mentor 
sudah di training untuk jadi mentor2 ekonomi Islam, tadinya siy untuk kalangan 
sendiri, tapi apa hanya itu? saya rasa kalau hanya untuk
 kalangan sendiri sudah tercover di mata kuliah dan dosen2 yang mendukung. jadi 
saya nyatakan peluru2 kami di SEBI sudah siap, tinggal pelatuknya saja yang 
tinggal ditarik! atau malah tidak ada senapan-nya? hihi... Wallahu'alam

FARIZAL ALBONCELLI In tansurullah yansurukum wayu sabit akdamakum
  Executive Secretary MGe-Event, www.mge-event.com
Blog: alboncelli.multiply.com, FS: [EMAIL PROTECTED]
mobile: 021 950 42948

--- On Tue, 11/18/08, Hakimbao <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Hakimbao <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: {FoSSEI Kita} FoSSEI dalam KRISIS
To: [email protected]
Date: Tuesday, November 18, 2008, 8:37 PM










    
            Asaalamu'alaikum. .Wr.Wb.

Sudah delapan tahun FoSSEI berdiri dan berkarya ditengah masyarakat.. 
indonesia. berbagai kegiatan telah dilakukan demi tersosialisasikan ekonomi 
islam. tugas mengingatkan kembali masyarakat yang telah lupa dari ingatanya 
tentang ekonomi yang berbasis etika dan moral telah menuai hasil saat ini. UU 
perbankan syariah telah keluar, UU SBSN juga telah disahkan, sekarang ini semua 
lini ekonomi telah ada yang berlabelkan syariah.. dari tingkatan yang paling 
kecil sampai yang paling besar..dari mikro sampai makro.....
Hem, delapan tahun sudah perjuangan FoSSEI dengan bahasa ekonominya dikobarkan 
untuk tegaknya kalimatullah dimuka bumi ini.... pencapaian yang cukup 
bagus....terutama perjuangan ingatan melawan lupa
 yang ada pada TATARAN AKADEMIS DAN BANGKU PERKULIAHAN ATAUPUN SEKOLAH TELAH 
MARAK DI KUMANDANGKAN... 

Namun disatu sisi saat ini perjuangan foSSEI sakan akan telah kehilangan 
momentum lagi.... suara FoSSEi tidak lagi berkumandang lagi....... Apa yang 
salah??????? ????????? ? kader kader FoSSEI mulai kelihatan keder.. Kemapuan 
dalam menguasai dan memahami ekonomi secara umum juga belum kelihatan... FoSSEI 
belum menunjukan kekritisannya (notabenenya adalah wadah para akademisi) 
terhadap penerapan ekonomi islam di indonesia. seharusnya FoSSEI sesudah 
umurnya yang memasuki yang ke sembilan ini sudah dapat menelorkan sebuah opini 
publik. ataupun kritikan yang membangun bagi berkelanjutannya ekonomi islam di 
indonesia khususnya lembaga keuangan islam saat ini.

Seharusnya Kader kader foSSEI sudah tertata rapi dan teratur dalam barisan yang 
rapi dan kuat. pembentukan kader melalui DEI, SET, NTT dan seterusnya
 Harus lebih di sleksi lagi... perencanaan dan pengaturan yang baik adalah awal 
dari keberhasilan. .

Beberapa waktu lalu saya menghadiri daurah mentor ekonomi islam, dimana salah 
satu pembicaranya adalah mantan presnas FoSSEI angkatan 2. dalam diskusi 
tersebut pada intinya bahwa foSSEI saat ini sudah mengalami kemandegan dalam 
berkarya...sudah saatnya foSSEI merekontruksi setiap kegiatannya

menyoal dana, memang hal yang klasik namun itu adalah urat nadi semua lini 
aktivitas, tanpa dana memang susah untuk bergerak, event itu kegiatan 
sosial..pasti butuh dana..FoSSEI yang sudah meluas hampir diseluruh negeri ini  
sudah saatnya memiliki sumber dana yang bisa diandalkan.. .untuk itu sudah 
saatnya FoSSEi memiliki usaha agar dapat menghidupi kegiatannya. . kalau tidak 
FoSSEI akan mati...na'udubillah mindzalik... lihat saja saat krisis ini 
kegiatan FoSSEI tidak terdengar gaungya... seharusnya dengan adanya krisis ini 
sebagai momentum bagi FoSSEI
 untuk Menunjukan keunggulan EKONOMI ISLAM bagi para aktivis mahasisawa 
lainnya....

Hem, memang tidak semudah membalik telapak tangan......

Ya, Mungkin salah satu kesalahan kami bagian dari FoSSEI yang terdahulu luput 
memikirkan bagaimana kelanjutan FoSSEI seharusnya kedepannya.. .Namun bukan 
berarti kita harus keluar dan berhenti dari dakwah ingatan melawan lupa 
ini...... 

wahai saudaraqu ingat.....!! !!!!
"JADILAH SEPERTI KARANG YANG TEGAK MENGHUJAM KEDALAM LAUTAN MENGHADANG OMBAK 
MENERJANG BADAI MENJULANG KE ANGKASA MENEMBUS AWAN" 

Tetaplah tegar wahai
 saudaraqu
Luqman Hakim Handoko
http://luqmannomic. wordpress. com  +6285693282580
Putune Warok
 Suromenggolo



        Nama baru untuk Anda!  

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 

Cepat sebelum diambil orang lain!
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke